Siap Sambut Wirausaha 2030, TDA Kabupaten Bogor Gelar Seminar UMKM Inspiratif

JAKARTA SELATAN – Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Kabupaten Bogor menggelar Seminar Kewirausahaan bertajuk “Kiat-Kiat Berkembang untuk Menyambut Wirausaha 2030” pada Minggu (22/6/2025), bertempat di Hotel Ibis Styles Simatupang, Cilandak Barat, Jakarta Selatan.

Acara ini bertujuan mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperkuat kesiapan pelaku usaha menghadapi tantangan dunia wirausaha di tahun 2030. Kegiatan ini juga menjadi ajang memperluas jejaring pengusaha lokal serta mendorong kolaborasi antara komunitas dan mitra strategis.
Hadirkan Narasumber dan Kolaborator Nasional
Hadir dalam acara tersebut Presiden TDA 8.0 Eko Desriyanto, Coach spiritual bisnis Wusda Hetsa, Ketua TDA Kabupaten Bogor Dwi Andarwati, Ketua Pelaksana Event Tri Bambang Pamujo, serta panitia dari Mahasiswa Kampus Bisnis Umar Usman.
Ketua TDA Kabupaten Bogor, Dwi Andarwati, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membentuk ekosistem UMKM yang lebih kuat, adaptif, dan kolaboratif.
“Seminar ini bertujuan memperkuat jejaring pengusaha lokal, memberikan edukasi praktis dari para pakar, serta membuka peluang kolaborasi strategis dalam menyongsong era Wirausaha 2030,” ujarnya.
Antusiasme Peserta dan Berbagai Inisiatif Inspiratif
Acara dibuka dengan sambutan dan dilanjutkan sesi materi dari para narasumber. Salah satu yang paling disorot adalah sesi motivasi dari Presiden TDA 8.0, Eko Desriyanto, yang mengajak peserta untuk naik kelas tidak hanya secara omzet, tetapi juga secara mindset dan jejaring.
“Dengan semangat To The Next Level, pelaku UMKM harus siap bertransformasi, menjadi lebih inovatif, kolaboratif, dan berdampak,” jelas Eko yang juga merupakan Presiden Direktur IDEA Indonesia.
Sesi lainnya diisi oleh Coach Wusda Hetsa yang membawakan strategi spiritual bisnis dengan pendekatan nilai-nilai keberkahan.
“Saya melihat antusiasme peserta luar biasa. Harapannya, pertumbuhan mereka tidak hanya dari sisi materi, tapi juga dari sisi nilai dan kebermanfaatan jangka panjang,” tuturnya.
Kolaborasi Inklusif dan Dukungan Multi-Pihak
Menariknya, seminar ini juga menghadirkan demo barista difabelpreneur, serta dukungan dari berbagai sponsor dan mitra seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), BTN, Dana Syariah, Mekari Jurnal, dan Kampus Bisnis Umar Usman. Event ini juga didukung ARKANA Event Organizer dan dokumentasi dari MAKTAR.ID.
“Ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar komunitas dan mitra strategis mampu menciptakan ruang belajar yang inklusif dan berdampak positif bagi pelaku UMKM,” tambah Dwi.
