Konten Media Partner

Sigit Prakoso, Ketua TDA Bengkulu Sebut Bisnis Kuliner Tidak Akan Pernah Mati

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sigit Prakoso, Ketua Tangan Di Atas (TDA) Bengkulu 5.0.dok/pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Sigit Prakoso, Ketua Tangan Di Atas (TDA) Bengkulu 5.0.dok/pribadi

BENGKULU - Sigit Prakoso, Ketua Tangan Di Atas (TDA) Bengkulu 5.0, mulai menjalankan bisnis kuliner pada tahun 2021. Berawal dari ketertarikan dalam menciptakan tantangan baru. Bisnis kuliner yang ditekuni yaitu Ayam Tulang Lunak Mas Gibran.

"Bisnis ini mempunyai ciri khas sendiri yang berbeda dan memiliki daya tarik tersendiri. Maka tercipta semua brand ayam tulang lunak Mas Gibran. Nama Mas Gibran sendiri tercipta dari nama anak kami kedua," jelasnya.

Sigit menceritakan jika usaha yang ditekuni dimulai dari orang terdekat dan tetangga lingkungan rumah. Hal ini lantaran produk dapat diterima dengan baik dan mempunyai respons yang positif.

"Kami pun mulai menjual secara online kala itu dan alhamdulillah kami bisa di terima kembali di kalangan lebih luas. Setelah kurang lebih 3 bulan, kami memberanikan diri mencari tempat untuk melanjutkan bisnis kami atau merambah ke offline yang mana bisa dinikmati secara dine in," ungkapnya.

Menurutnya, menjalani bisnis di bidang kuliner tidak ada matinya dan bisnis menjanjikan. Sehingga menjadi tantangan tersendiri untuk memulai bisnis. Dalam menjalankan bisnis Sigit selalu menerapkan sikap konsisten karena ini merupakan fundamental dalam bisnis.

"Bisnis bisa jalan harus ada konsistensi yang baik, karena bisnis akan ada hari di mana sepi dan ramai, jika pada sepi kita berpikir menyerah. Kita tidak akan bisa survive menjalani bisnis tetap konsisten apa pun yang terjadi," jelasnya.

Rencananya, untuk mengembangkan bisnis Sigit ingin scale up dan bertumbuh serta bercita-cita ingin memiliki 1000 karyawan. Tak lupa sigit membagikan tips bisnis bagi pembaca di antaranya belajar dari kegagalan dan fokus pada satu peluang bisnis.

Menurut Sigit, tidak ada hal yang pasti di dunia ini sama halnya dengan dunia bisnis ada 2 pilihan dalam hidup yang menentukan kesuksesan yaitu untuk maju atau diam.

''Jika kamu ingin maju, maka kamu juga harus siap untuk menghadapi kegagalan. Karena tidak semua yang kamu rencanakan selalu berjalan lancar sesuai keinginanmu. Dengan kamu fokus pada satu peluang, maka seluruh ide dan pikiran kamu untuk mengembangkan bisnis akan lebih terarah. Hal ini akan memudahkan kamu dalam mengeksekusi semua ide-ide," pungkasnya.