Strategi Guerrilla Marketing untuk UMKM, Dibahas dalam SBT #4 TDA Bogor Raya

Bogor – Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Bogor Raya kembali menggelar program Sore Bareng TDA (SBT) ke-4 pada Rabu, 29 Mei 2025. Acara yang diinisiasi oleh Divisi Edukasi TDA ini menjadi ruang berbagi cerita dan strategi bisnis antaranggota komunitas, khususnya pelaku UMKM di Bogor Raya.
Program SBT ini digelar rutin dua minggu sekali sebagai wadah diskusi seputar tantangan dan strategi pengembangan usaha. Pada pertemuan ke-4 ini, tema yang diangkat adalah “Marketing Gak Mahal, Asal Nakal!! – Seni Guerrilla Marketing untuk UMKM”, membahas cara-cara kreatif dalam promosi bisnis tanpa harus menguras anggaran besar.
Fauzi, Ketua Divisi Edukasi TDA Bogor Raya, menjelaskan bahwa tema ini dipilih agar para pelaku usaha memahami bahwa strategi pemasaran tidak selalu membutuhkan dana besar, tapi lebih pada keberanian untuk tampil beda.
“Guerrilla marketing itu soal keberanian beride liar dan tampil beda. Promosi yang heboh tapi tetap membekas di benak audiens. Melalui SBT ini, kami bedah bagaimana UMKM bisa dikenal luas lewat strategi kreatif,” ujar Fauzi.
Acara ini dihadiri 20 peserta dari berbagai latar belakang usaha. Diskusi berlangsung aktif dan sarat inspirasi. Para peserta diajak berbagi pengalaman sekaligus menggali potensi promosi yang efektif namun tetap ramah di kantong.
Fauzi berharap kegiatan ini bisa terus mendorong para anggota TDA Bogor Raya untuk menemukan ide-ide segar dalam mengembangkan bisnis mereka.
“Semoga dari SBT ini, teman-teman bisa menemukan peluang baru, memperluas insight, dan menambah inspirasi khususnya di bidang marketing agar bisnisnya bisa naik kelas,” tambahnya.
