TDA Jakarta Timur Gelar Edukasi Belajar Pajak Tanpa Pusing untuk UMKM

Jakarta Timur — Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dengan menggelar kegiatan edukasi bertajuk Belajar Pajak Tanpa Pusing untuk UMKM Baru pada Jumat, (13/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan secara offline di D’Rooftop & Garage Brew House, Cipinang Muara, Jakarta Timur.
Pentingnya Literasi Pajak bagi UMKM Baru
Ketua TDA Jaktim, Tejasari, mengatakan kegiatan ini dihadiri para pelaku usaha pemula yang ingin memahami dasar perpajakan secara praktis dan aplikatif. Acara berlangsung pukul 14.00–16.00 WIB dengan menghadirkan Erfin Hadiwaluyono, SE, S.Sos, S.H, MA, CFP, BKP sebagai narasumber utama.
Selain dikenal sebagai praktisi perpajakan, Erfin juga merupakan owner isipajak.co.id yang berpengalaman mendampingi UMKM dalam pengelolaan pajak usaha. Tejasari pun memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai edukasi pajak merupakan kebutuhan penting bagi anggota TDA, khususnya UMKM yang berada pada fase awal pertumbuhan.
“Kegiatan ini sangat relevan dengan kebutuhan anggota TDA, terutama UMKM baru yang sering merasa bingung dengan urusan pajak. Harapannya, setelah mengikuti sesi ini, para pelaku usaha tidak hanya paham kewajiban pajak, tetapi juga mampu mengelola bisnisnya dengan lebih profesional dan tertib administrasi,” ungkapnya.
Agenda Strategis TDA Jakarta Timur
Lebih lanjut, Tejasari menegaskan bahwa program edukasi seperti ini akan terus menjadi agenda strategis TDA Jakarta Timur dalam mendukung peningkatan literasi bisnis anggota. Tidak hanya dari sisi pemasaran dan keuangan, tetapi juga mencakup aspek legal dan perpajakan.
“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, TDA Jakarta Timur berharap para pelaku UMKM semakin siap menghadapi tantangan bisnis secara komprehensif. Edukasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM untuk lebih tertib pajak, meningkatkan kredibilitas usaha, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa depan,” jelasnya.
Materi Pajak Disampaikan Secara Praktis dan Aplikatif
Dalam sesi pemaparannya, Erfin membawakan materi dengan pendekatan sederhana agar mudah dipahami oleh pelaku usaha baru yang masih awam terhadap regulasi pajak. Ia menjelaskan pentingnya pemahaman pajak sejak awal membangun bisnis, mulai dari kewajiban NPWP, pencatatan keuangan sederhana, hingga skema pajak UMKM yang berlaku di Indonesia.
Peserta juga diajak memahami bahwa pajak bukanlah hal yang menakutkan, melainkan bagian dari tata kelola bisnis yang sehat dan berkelanjutan.
“Banyak UMKM sebenarnya bukan tidak mau patuh pajak, tetapi belum paham alur dan sistemnya. Melalui kegiatan ini, saya ingin membantu pelaku usaha agar tidak lagi pusing menghadapi pajak, karena jika dipahami dengan benar, prosesnya bisa sederhana dan justru membantu bisnis lebih tertata,” ujar Erfin Hadiwaluyono selaku narasumber dan juga owner isipajak.co.id.
Antusiasme Peserta dan Diskusi Interaktif
Sebagai informasi, antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang sesi berlangsung, terutama saat sesi tanya jawab yang membahas kasus nyata perpajakan UMKM, seperti omzet, laporan pajak, serta kesalahan umum yang kerap terjadi pada bisnis baru.
Diskusi interaktif ini menjadi nilai tambah karena peserta dapat langsung mengonsultasikan kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan usaha, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya teoritis, tetapi juga kontekstual dan solutif bagi kebutuhan UMKM pemula.
