Konten Media Partner

TDA Semarang Gelar Pelatihan Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Penjualan

TDAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
TDA Semarang Gelar Pelatihan Tingkatkan Kemampuan Komunikasi Penjualan
zoom-in-whitePerbesar

Semarang - Komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Semarang menggelar pelatihan keterampilan komunikasi efektif di Hotel Noormans, Semarang, Jumat (14/11/2025). Kegiatan ini menjadi upaya untuk meningkatkan kemampuan komunikasi penjualan yang lebih terarah dan berdampak.

Pelatihan tersebut mengusung tema Saatnya Belajar Gimana Cara Ngomong yang Bisa Jualan Tanpa Ngerasa Maksa. Kegiatan berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 17.00 WIB dengan rangkaian sesi yang dirancang interaktif dan aplikatif.

Pelatihan menghadirkan narasumber utama Yusuf Mulidin, CMT - Master Trainer BNSP RI dan Associate Trainer. Ia menekankan bahwa kemampuan menjual tanpa terkesan memaksa bukan sekadar teknik, melainkan seni dalam memahami karakter dan kebutuhan audiens.

“Orang tidak suka dipaksa membeli, tetapi mereka menyukai bantuan untuk mengambil keputusan. Di sinilah komunikasi persuasif bekerja,” ujar Yusuf.

Sementara itu, Ketua TDA Semarang Eko Novianto menyampaikan bahwa narasumber yang dihadirkan dikenal sebagai praktisi pengembangan diri dan komunikasi efektif. Melalui sesi interaktif, peserta diajak memahami teknik berbicara persuasif yang elegan, beretika, serta tetap berorientasi pada hasil.

“Kegiatan ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pelaku UMKM, sales profesional, hingga karyawan perusahaan yang ingin meningkatkan kompetensi komunikasi,” jelasnya.

Dalam pelatihan ini, peserta dibekali materi terkait storytelling, teknik membangun kepercayaan, penggunaan bahasa positif, hingga strategi menyampaikan penawaran secara natural. Ia berharap pelatihan ini mampu menjadi solusi praktis bagi pelaku usaha maupun profesional dalam meningkatkan kualitas penjualan.

“Semoga pelatihan ini bermanfaat, melalui pendekatan komunikasi yang lebih manusiawi, relevan, dan berkesan,” harapnya.