Konten Media Partner

TDA Surabaya Gelar Silaturahmi Lintas Generasi

TDAverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Halal Bihalal TDA Surabaya. dok
zoom-in-whitePerbesar
Halal Bihalal TDA Surabaya. dok

SURABAYA- Komunitas Tangan Di Atas (TDA) daerah Surabaya menggelar Halal Bihalal pasca Hari Raya Idul Fitri diikuti 71 anggota. Gelaran itu juga dihadiri Ketua TDA Surabaya mulai 1.0 sampai 7.0 bertempat di Soto Kudus Surabaya.

Meski, Halal Bihalal dilakukan di akhir, namun tidak menghilangkan suasana lebaran untuk saling bermaafan dan silaturahmi antar sesama. Pada gelaran Halal Bihalal itu juga dilakukan sharing dengan tema 'Berbagi Pengalaman Mengikuti Business Competition'.

Menghadirkan 2 narasumber Pengurus TDA Surabaya. Yakni, Yessie Natasia Mareti selaku 1st Winner HIPMI National Investment Challenge dan1st Winner SISTERNET XL AXIATA Kompetisi Modal Pintar, serta Ichlasul Amal Rangga W Finalis DSC12 2021.

Dalam hal ini, Halal Bihalal dibuka pengurus TDA Surabaya. Yaitu Ottidilia Nur Laily dan Penalar Arif Budiman. Febri Ahmad Nazuka Ketua TDA Surabaya 7.0 mengatakan, bahwa para peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini.

Silaturahmi litas generasi TDA Surabaya.

"Kegiatan ini juga membagikan hadiah bagi peserta yang aktif dan didukung 10 sponsor. Yaitu Alisha cosme, Bayibunda, Yorri eatery, Yeppu Outfit, Hicloth, Diah Cookies, Zeta, Hijabqa, Macherie, dan Hankaju,"ujarnya.

Sementara itu, kegiatan yang dimoderatori Ketua TDA Surabaya 7.0 membuka sesi sharing dengan memberikan pertanyaan kepada masing-masing narasumber. Bahkan para peserta juga memberikan banyak pertanyaan.

Salah satu member, Soraya Malik, menanyakan terkait waktu yang tepat untuk dapat mengikuti kompetisi bisnis. Pertanyaan tersebut langsung dijawab kedua narasumber.

Sharing bisnis lintas generasi TDA Surabaya. dok

Yessie Natasia Mareti menjawab waktu yang tepat ketika bisinis sudah berjalan ke tahap Sustainability Business dan dapat diukur melalui konsep Triple bottom line.

Ichlasul Amal Rangga W juga menambahkan jawaban, jika ingin mengikuti kompetensi bisnis harus dapat menstabilkan serta fokus terhadap bisnis tersebut.

''Karena manusia susah jika harus dihadapkan pada situasi yang membuat mereka melakukan banyak kegiatan dalam satu waktu atau multitasking,'' katanya.

Salah satu pembicara, Ichlasul Amal Rangga W Finalis DSC12 2021. dok

Setelah sesi sharing selesai para ketua TDA Surabaya 1.0 sampai 7.0 juga memberikan sambutan, serta sharing pengalaman ketika menjabat sebagai ketua TDA Surabaya.

Ketua TDA Surabaya sangat antusias mendapat momen langka kebersamaan yang masih terjalin, serta dapat melihat member baru TDA Surabaya.

Febri menambahkan dalam TDA tidak ada yang namanya mantan ketua. Tetapi ketua TDA Surabaya 1.0, 2.0 dan seterusnya. Halal Bihalal Komunitas TDA Surabaya mempertemukan Generasi TDA awal yang memulai gerakan TDA di Surabaya 13 tahun yang lalu dengan para member baru.

Para anggota TDA Perempuan. dok

"Suasana yang terbangun sangat akrab dan generasi awal TDA menilai bahwa Komunitas TDA di Surabaya berkembang dengan baik. Hal tersebut dibuktikan bahwa banyak member baru yang tidak mengenal member lama. Artinya pertumbuhan komunitas ini cukup baik,'' katanya.

Saat ini total hampir 1.700 member TDA Surabaya yang terdiri dari membership Bronze dan Silver.

Acara ditutup dengan kegiatan makan bersama, sharing produk, sharing ilmu dan bersilaturahmi antar para member.