Konten Media Partner

Victor Tendra Distributor Bahan Kuliner Memulai Usahanya dengan Jualan Keliling

TDAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Victor Tendra, distributor bahan makanan dan perlengkapan kue dan masakan. Toko Aneka Sari, pusat distributor milik Victor.(dok/pribadi).
zoom-in-whitePerbesar
Victor Tendra, distributor bahan makanan dan perlengkapan kue dan masakan. Toko Aneka Sari, pusat distributor milik Victor.(dok/pribadi).

MANADO - Menjadi distributor bahan makanan, perlengkapan kue, roti, dan masakan, di Kota Manado, telah dijalani Victor Tendra sejak tahun 2006. Sebelum memiliki toko bahan dan perlengkapan sendiri, Victor mulai keliling menawarkan barang ke bakery, rumah makan, toko, dan supermarket.

Bisnis itu pertama kali dijalani bersama istri, ketika merantau ke Manado, dengan berbekal sedikit pengetahuan tentang dunia bahan kuliner dan distribusi.

"Saya sendiri juga yang mengantarkan barang ke tempat pelanggan, menerima kiriman barang dari ekspedisi, dan sebagainya. Administrasi hanya dibantu istri tercinta. Benar-benar semuanya dikerjakan sendiri dari awal," jelasnya.

Toko Aneka Sari, pusat distributor bahan makanan, dan kue, serta peralatan bakery. (dok/pribadi).

Rupanya berkat ketekunan dan keuletannya, bisnis yang dijalaninya rupanya semakin berkembang. Akhirnya dia mulai memberanikan diri untuk melakukan rekrutment karyawan dan tenaga marketing. Hal ini dilakukan guna mempermudah kegiatan bisnisnya agar lebih lancar dan maju.

Dengan berlatar belakang orang tua yang telah lama menekuni bisnis supplier bahan bakery dan kuliner di Makassar. Dia merasa beruntung karena mendapat kepercayaan dari para supplier untuk memasarkan dan menjual produk di Manado.

"Ditambah dengan keyakinan bahwa dari hasil pengamatan kami terhadap pola belanja dan konsumsi masyarakat setempat, terdapat potensi yang tinggi untuk masa depan bisnis bahan makanan ini. Sebelum memulai usaha, kami melakukan cukup banyak persiapan dari perlengkapan kantor, gudang, dan hal penunjang operasional lainnya," terangnya.

Meski telah melakukan persiapan secara matang untuk berbisnis, Victor masih menjadi korban penipuan oleh salah satu oknum sales yang menjual barangnya. Namun tidak menyetorkan uang dan mengembalikan dengan nota fiktif.

"Jadi, kasus ini kami alami, ketika baru berjalan bulan awal. Akhirnya belajar dari pengalaman itu, saya akhirnya lebih waspada dan ketat mengawasi kinerja karyawan," bebernya.

Selama menjalankan bisnis Victor selalu menjalin hubungan baik dengan beberapa pihak. Hingga produknya dapat dipasarkan dan diterima para pedagang atau maupun industri makanan atau kuliner Kota Manado. Oleh sebab itu, dia terus meningkatkan kerjasama dengan beberapa supplier baru untuk melengkapi varian produk yang dipasarkan.

"Saya selalu berusaha melengkapi varian produk. Sehingga dapat melayani kebutuhan masyarakat lebih lengkap lagi," ujarnya.

Sementara itu, dalam waktu dekat Victor akan melakukan renovasi dan pengembangan toko retail untuk menampung lebih banyak area display produk.

"Di sisi distribusi, saya pun telah memulai kerjasama baru dengan beberapa principal ternama, untuk melengkapi jenis produk yang diterima pasar," katanya.

Rencananya untuk mengembangkan bisnis ke depan, Victor akan melebarkan sayap dengan cakupan area distribusi yang lebih luas, hingga ke wilayah kepulauan di Sulawesi Utara.

Lalu apa tipsnya untuk memulai sebuah bisnis? Victor mengatakan, awali dengan niat baik untuk melayani sesama, gigih, ulet, jujur, bertanggung jawab, pantang menyerah, tangguh.

''Selalu belajar hal baru, teamwork, inovasi, inisiatif, memahami bahwa semua ini demi kebaikan orang banyak,'' katanya.

Victor bergabung dengan komunitas TDA kurang lebih 5 tahun silam. Selama bergabung dengan komunitas TDA, Victor sempat mengikuti 2 kali pesta wirausaha di Jakarta.

"Manfaat yang diperoleh yakni lebih termotivasi dalam berwirausaha. Karena tergabung di komunitas dengan energi yang sama untuk lebih sukses, dan memahami bahwa bisnis perlu ada sistem. Agar lebih berkembang, perlu bentuk dan pelihara teamwork. Terus update diri dengan pengetahuan dan pengembangan jaman dan informasi,'' pungkasnya.