Tekno & Sains
·
16 Juli 2019 13:17

Jangan Keliru, Begini Cara Tepat Menggunakan Pestisida

Konten ini diproduksi oleh Techno - Geek
Jangan Keliru, Begini Cara Tepat Menggunakan Pestisida (644884)
Photo Credit: Pixabay
Ketika menanam komoditas tanaman pertanian, Anda tentunya sudah memahami mengenai risiko tanaman terkena hama maupun penyakit. Solusi mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan pestisida yang mengandung bahan kimia tertentu. Penggunaan pestisida memang dinilai efektif membunuh hama dan penyakit tanaman. Namun, tidak sedikit pula petani yang belum memahami bagaimana menggunakannya dengan tepat. Berikut ada beberapa tips menggunakan pestisida yang tepat dan aman agar tanaman tumbuh dengan baik.
ADVERTISEMENT
Kenali jenis hama dan penyakit tanaman
Pemberian pestisida tidak dilakukan secara asal-asalan, maka sebagai tahapan pertama cara menggunakan pestisida ialah kenali terlebih dahulu jenis hama dan penyakit tanaman. Mendiagnosa hama dan penyakit sangat penting dilakukan untuk memudahkan Anda dalam memilih jenis pestisida yang digunakan.
Masing-masing hama dan penyakit memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Begitu pula dengan penanganannya. Tentu saja memiliki penanganan yang berbeda. Bila Anda merasa kesulitan dalam mengenali jenis hama dan penyakit tanaman, bisa berkonsultasi dan menanyakan hal ini kepada penyuluh pertanian.
Pahami jenis pestisida
Setelah jenis hama dan penyakit berhasil dikenal dan didiagnosa, selanjutnya saatnya Anda memilih jenis pestisidanya. Secara umum pestisida memiliki beragam jenis tergantung pada karakteristik tanaman dan hama maupun penyakit yang menyerang. Jangan sampai Anda menggunakan jenis pestisda yang tidak sesuai atau bahkan salah. Sebab ini akan justru merusak kualitas tanaman.
ADVERTISEMENT
Beberapa jenis pestisida yang banyak dipasarkan di antaranya adalah jenis bakterisida yang berfungsi sebagai pengendali penyakit tanaman yang disebabkan bakteri. Kemudian ada pula jenis fungisida sebagai pengendali jamur pada tanaman. Untuk insektisida digunakan untuk mengendalikan serangga dan akarisida berfungsi mengendalikan tungau. Jika hama berupa keong mas maka Anda bisa menggunakan moluskisida dan rodentisida jika hama tanaman berupa tikus.
Perhatikan waktu pemberian pestisida
Waktu pemberian pestisida pada tanaman menjadi hal penting selanjutnya yang patut diperhatikan. Idealnya pemberian pestisida dilakukan pada pagi hari sebelum matahari terlalu terik dan sore hari sekitar pukul 15.00 ke atas. Pemberian di pagi hari dilakukan karena hama tidak terlalu banyak bergerak dan efektif. Begitu juga dengan sore harinya. Hindari pula pemberian pestisida saat cuaca mendung atau hujan.
ADVERTISEMENT
Sementara itu ada tahapan tertentu agar pemberian pestisida semakin optimal. Untuk tahapan preventif atau pencegahan sebaiknya dilakukan sebelum hama menyerang tanaman. Anda pun bisa melakukan pemberian pestisida secara berkala semisal seminggu sekali. Ada pula pemberian secara kuratif atau setelah ada serangan hama maupun penyakit tanaman. Namun, Anda perlu menyesuaikan jika hama atau penyakit yang menyerang cukup banyak.
Perhatikan dosisnya
Pestisida layaknya sebuah obat yang diberikan pada manusia, memiliki dosis-dosis atau takaran tertentu diberikan pada tanaman. Maka dari itulah Anda jangan mencoba untuk mengurangi atau melebihi dosis yang sudah dianjurkan. Jika dosis terlalu rendah hama dan penyakit tidak akan hilang, sedangkan bila dosisnya terlalu banyak juga berpotensi mengakibatkan penumpukan racun pada tanaman.
ADVERTISEMENT
Jika pestisida menumpuk pada tanaman, ini tidak hanya membahayakan kualitas tanaman saja tetapi juga berbahaya bagi manusia bila dikonsumsi. Anda bisa menggunakan dosis terendah dahulu, lalu lanjutkan dengan memberikan dosis yang meningkat secara perlahan sesuai dengan usia tanaman maupun intensitas serangan dari hama dan penyakit.
Gunakan teknik yang benar
Selain keempat hal di atas, perhatikan juga metode dan teknik pemberian pestisida yang benar. Mengingat pemberian pestisida ini ada beberapa teknik yang bisa dilakukan. Beberapa di antaranya ialah dengan teknik penaburan langsung ke tanaman. Kemudian ada cara penyemprotan, pengasapan, dan fumigasi. Pemberian pestisida secara terus menerus dengan menggunakan teknik tertentu akan menyebabkan sifat resistan. Mengakalinya, Anda bisa menggunakan pestisida dengan bahan aktif secara bergantian.
ADVERTISEMENT
Hal lain yang tidak kalah pentingnya ketika memilih metode atau teknik pemberian pestisida sebaiknya baca aturan pakainya terlebih dahulu. Sebagai contohnya, Anda jangan sesekali menyiramkan pestisida secara langsung ke tanaman dalam dosis tinggi jika anjurannya adalah untuk disemprotkan.
Itulah beberapa cara menggunakan pestisda yang tepat dan benar. Jika cara ini Anda terapkan secara berkala maka bukan tidak mungkin Anda akan mendapatkan tanaman dengan hasil terbaik ketika masa panen tiba.