Kumparan Logo

Cara Bersihkan AC Rumah yang Kena Abu Vulkanik Anak Krakatau

kumparanTECHverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi menyalakan AC dengan mode dry. Foto: Yury Nikolaev/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menyalakan AC dengan mode dry. Foto: Yury Nikolaev/Shutterstock

Air Conditioner (AC) rumah yang terpapar abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak boleh dibersihkan dengan cara yang sama seperti membersihkan debu rumah tangga. Teknik pembersihan harus disesuaikan dengan tingkat paparan agar partikel tidak masuk lebih dalam atau merusak komponen AC.

Risam, SPV CS Technical Center PT Sharp Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa abu vulkanik mengandung partikel silika berukuran sangat halus. Karakter partikel tersebut menyerupai serpihan kaca karena tajam dan keras.

"Debu silika ini karakter dan kekuatannya identik dengan serpihan kaca. Tajam, keras, dan bisa mengikis pipa-pipa AC," kata Risam kepada kumparan, Senin (7/9).

Karena sifatnya abrasif, abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang menempel pada AC perlu ditangani dengan hati-hati. Penggunaan air bertekanan sejak awal berisiko mendorong partikel masuk lebih jauh ke dalam unit.

Cara Bersihkan AC yang Terpapar Abu Ringan

Jika paparan tergolong ringan dan tidak meninggalkan timbunan abu yang terlihat, AC dapat dibilas menggunakan air biasa tanpa tekanan.

Ilustrasi menyalakan AC dengan mode dry. Foto: Pixel-Shot/Shutterstock

Aliran air bertekanan rendah membantu membersihkan partikel secara perlahan. Cara ini juga mengurangi risiko abu terdorong masuk ke bagian dalam AC.

Pemilik AC sebaiknya tidak langsung menggunakan semprotan bertekanan tinggi seperti dalam proses pencucian AC rutin.

Cara Bersihkan AC yang Terpapar Abu Sedang hingga Berat

AC yang terkena abu dalam jumlah sedang hingga berat memerlukan tahapan pembersihan lebih lengkap. Partikel harus diangkat menggunakan penyedot debu atau vacuum terlebih dahulu.

Setelah sebagian besar abu terangkat, unit dapat dibilas memakai air tanpa tekanan. Teknisi baru boleh melanjutkan proses dengan air bertekanan seperti saat mencuci AC biasa setelah tahapan tersebut selesai.

Metode ini bertujuan mencegah partikel silika menggores atau mengikis bagian AC selama proses pembersihan.

Ilustrasi AC di rumah. Foto: Shutterstock

Teknisi Wajib Pakai APD

Risam menekankan bahwa teknisi perlu menggunakan alat pelindung diri (APD) saat membersihkan AC yang terpapar abu vulkanik. Perlengkapan minimal terdiri dari masker KN95, kacamata pelindung, dan sarung tangan.

Masker KN95 membantu mengurangi risiko partikel halus terhirup. Kacamata melindungi mata dari abu yang beterbangan, sedangkan sarung tangan mencegah kontak langsung dengan partikel silika.

Untuk paparan sedang hingga berat, pemilik AC disarankan menggunakan jasa teknisi yang memiliki peralatan dan alat pelindung memadai. Penanganan yang keliru dapat membuat abu masuk lebih dalam sekaligus meningkatkan risiko kerusakan pada komponen AC.