Kumparan Logo

Fenomena Awan Pelangi Muncul di Langit Sentul City, BMKG Jelaskan Penyebabnya

kumparanSAINSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Awan pelangi muncul di Langit Sentul City, Bogor, pada Jumat (1/5) sekitar pukul 2 siang WIB. Foto: Soni Insan Bagus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Awan pelangi muncul di Langit Sentul City, Bogor, pada Jumat (1/5) sekitar pukul 2 siang WIB. Foto: Soni Insan Bagus/kumparan

Warga dan pengunjung di kawasan Sentul City, Bogor, dibuat heboh dengan penampakan awan pelangi di langit. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (1/5) sekitar jam 2 siang WIB.

Fenomena alam ini terlihat jelas dari area pusat perbelanjaan dan restoran di Sentul City, memicu banyak orang keluar untuk mengabadikannya dengan smartphone.

"Saya lagi nongkrong sama teman, terus heboh banyak orang lihat awan dan ngarahin kamera ke atas, ternyata ada pelangi di balik awan," ujar Ryan Herlambang, salah satu pengunjung yang turut menyaksikan awan pelangi tersebut, kepada kumparan.

Awan pelangi berlangsung sekitar 30 menit sebelum akhirnya memudar. Tidak lama kemudian, langit di kawasan tersebut berubah menjadi mendung dan diikuti turunnya hujan.

instagram embed

Awan Pelangi Fenomena Optik Atmosfer

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan terkait awan pelangi di Sentul City. Pelaksana Harian (Plh.) Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menyebut peristiwa tersebut merupakan fenomena optik atmosfer yang umum terjadi.

"Warna pelangi muncul karena cahaya Matahari berinteraksi dengan butir-butir air di udara, baik dari sisa hujan maupun hujan yang sedang terjadi di sisi lain wilayah Sentul seperti pada video tersebut. Pada saat yang sama, tampak adanya awan towering cumulus yang dapat menutupi sebagian pelangi, sehingga bentuknya terlihat tidak utuh atau tampak seperti 'awan pelangi'."

BMKG menegaskan kemunculan awan pelangi bukan merupakan tanda langsung akan terjadi badai. Fenomena ini lebih menunjukkan adanya aktivitas pertumbuhan awan di atmosfer yang berpotensi memicu hujan lokal.

Kondisi tersebut sesuai dengan yang terjadi di Sentul City. Ketika sebagian wilayah masih cerah dan menampilkan awan pelangi, area lain di sekitarnya sudah mengalami hujan atau memiliki kandungan uap air tinggi di udara.

Reporter: Sony Insan Bagus