Kumparan Logo

Foto: Kebun Binatang Guatemala Kembangbiakkan Kadal Langka

kumparanSAINSverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Konservasionis di Guatemala sedang mengembangbiakkan generasi baru kadal manik-manik Guatemala (Heloderma charlesbogerti), salah satu kadal yang paling terancam punah di dunia.

Heloderma charlesbogerti, juga dikenal sebagai "ninoo dormido" (anak tidur dalam bahasa Spanyol), adalah spesies endemik di semak berduri Lembah Motagua Guatemala, salah satu wilayah terkering di Amerika Tengah.

Kepala proyek konservasi Kebun Binatang La Aurora, Rowland Griffin mengatakan hanya tersisa 500 hingga 700 ekor kadal dewasa liar.

Ia juga menjelaskan kebun binatang Kota Guatemala memantau telur-telur baru dengan cermat menggunakan kamera jarak jauh dan tangki inkubator serta mempersiapkan bayi kadal untuk dilepasliarkan tahun depan.

"Kami hanya membiasakan mereka untuk makan, membiasakan mereka untuk bisa memanjat dan semua hal yang perlu mereka lakukan ketika dilepasliarkan," katanya, mengutip Reuters.

Kadal-kadal tersebut pertama-tama akan dibawa ke kandang besar di habitat alami mereka sebelum dilepasliarkan sepenuhnya dan perkembangannya dipantau oleh para ilmuwan.

Hewan ini diangkat ke tingkat perlindungan tertinggi Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Hewan dan Tumbuhan Langka (CITES) pada tahun 2007.

Kadal manik-manik Guatemala terutama memakan telur burung dan reptil, dan racunnya belum diketahui mematikan bagi manusia.

Seekor kadal manik-manik Guatemala (Heloderma charlesbogerti) berada di dalam kandang di Kebun Binatang La Aurora di Kota Guatemala, Guatemala, Selasa (7/9/2026). Foto: Kebun Binatang La Aurora/HO via REUTERS