Kumparan Logo

Fujifilm dan Siloam Berkolaborasi demi Tingkatkan Layanan dan Inovasi Kesehatan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penandatanganan MoU kerja sama Fujifilm Indonesia dan Siloam International Hospitals. Foto: dok. Fujifilm
zoom-in-whitePerbesar
Penandatanganan MoU kerja sama Fujifilm Indonesia dan Siloam International Hospitals. Foto: dok. Fujifilm

Fujifilm Indonesia dan Siloam International Hospitals resmi menjalin kemitraan strategis untuk mempercepat transformasi layanan kesehatan di Indonesia.

Melampaui kemitraan teknologi konvensional, kolaborasi ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun ekosistem layanan kesehatan di Indonesia yang lebih terintegrasi dan siap menghadapi masa depan. Menggabungkan keunggulan klinis, pendidikan medis, serta inovasi berbasis kecerdasan artifisial (AI) Fujifilm Indonesia dan Siloam International Hospitals berharap bisa meningkatkan hasil perawatan pasien dan memperluas akses terhadap layanan kesehatan berkualitas.

Kolaborasi ini juga bertujuan menghadirkan standar baru layanan kesehatan yang lebih adaptif, presisi, dan berkelanjutan bagi pasien dengan memadukan keahlian global Fujifilm di bidang teknologi imaging canggih, AI klinis, dan pelatihan medis dengan visi klinis kelas dunia yang dimiliki Siloam International Hospitals.

Untuk mewujudkan pendekatan berbasis ekosistem tersebut, kemitraan ini dibangun di atas tiga pilar utama, yaitu penguatan kapabilitas layanan kesehatan, pengembangan pendidikan bagi tenaga medis profesional, serta dukungan terhadap penanganan isu kesehatan masyarakat yang menjadi prioritas.

Sebagai langkah awal, kedua institusi akan menghadirkan solusi AI klinis yang dirancang untuk mendukung proses skrining, meningkatkan akurasi diagnosis, serta mengoptimalkan efisiensi alur kerja klinis, sehingga memungkinkan tenaga medis mengambil keputusan yang lebih cepat dan berbasis data.

Salah satu langkah strategis dalam kemitraan ini adalah pembentukan Endoscopy Training Center yang dirancang untuk memperkuat kapabilitas klinis Indonesia dalam prosedur gastroenterologi tingkat lanjut termasuk EUS, ERCP, dan colonoscopy, sekaligus menghadirkan program pelatihan yang terstruktur.

Inisiatif ini juga akan diperkuat melalui program pertukaran pengetahuan internasional bersama Jepang dan mitra regional, serta program pendidikan bersama Universitas Pelita Harapan guna mempersiapkan tenaga medis yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Selain layanan kesehatan dan pendidikan, kemitraan ini juga mencakup penjajakan inisiatif yang mendukung penanganan salah satu prioritas kesehatan nasional Indonesia, yaitu tuberkulosis.

Penandatanganan MoU kerja sama Fujifilm Indonesia dan Siloam International Hospitals. Foto: dok. Fujifilm

Kedua pihak akan menjajaki berbagai solusi yang dapat membantu meningkatkan deteksi dini serta memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Kolaborasi ini juga akan menunjukkan pemanfaatan teknologi medis inovatif secara nyata melalui penggunaan sistem X-ray portabel berbasis AI untuk mendukung kegiatan skrining di wilayah terpencil dan komunitas dengan akses layanan kesehatan yang terbatas.

Kemitraan ini secara resmi ditandai melalui penandatanganan kerja sama yang dilaksanakan pada 20 Mei 2026 dan dihadiri langsung oleh President and CEO Fujifilm Holdings Corporation, Teiichi Goto.

Kehadiran pimpinan tertinggi global Fujifilm tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi strategis ini dalam visi global perusahaan untuk menghadirkan inovasi yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.

Sejalan dengan tujuan global Fujifilm, “Giving our world more smiles”, setiap inisiatif dalam kemitraan ini dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat serta selaras dengan kebutuhan sektor layanan kesehatan yang terus berkembang.

“Kami melihat bahwa masa depan layanan kesehatan tidak lagi ditentukan oleh teknologi semata, tetapi oleh bagaimana teknologi tersebut terintegrasi dalam sebuah sistem yang mampu memberikan dampak nyata bagi pasien dan tenaga medis. Melalui kemitraan ini, kami ingin mengambil peran yang lebih aktif dalam membentuk model layanan kesehatan yang adaptif, scalable, dan relevan dengan kebutuhan Indonesia di masa depan,” ujar Teiichi Goto.

Sementara itu CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady, mengatakan, Siloam meyakini bahwa transformasi layanan kesehatan yang bermakna dimulai dari penguatan kapabilitas klinis, peningkatan standar layanan, serta perluasan akses terhadap layanan kesehatan berkualitas di seluruh Indonesia.

"Melalui kolaborasi dengan Fujifilm Indonesia, kami ingin mempercepat inovasi layanan kesehatan melalui diagnostik canggih, pendidikan medis, dan pelatihan klinis, sekaligus memperkuat Gastroenterology Center of Excellence Siloam. Kemitraan ini juga mendukung aspirasi Siloam untuk menjadi pusat pelatihan dan pembelajaran regional, sehingga lebih banyak masyarakat Indonesia dapat mengakses layanan kesehatan berstandar internasional lebih dekat dari rumah tanpa perlu berobat ke luar negeri,” ujarnya.

Melalui kemitraan strategis ini, Fujifilm Indonesia dan Siloam International Hospitals berperan sebagai katalis penting dalam mempercepat adopsi inovasi klinis serta membangun kerangka layanan kesehatan berbasis teknologi yang berorientasi pada hasil klinis yang lebih optimal bagi masyarakat Indonesia.