Konten dari Pengguna

Mengenal Apa Itu Edema, Jenis-Jenis, dan Gejalanya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kaki bengkak yang terjadi di bagian kaki. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kaki bengkak yang terjadi di bagian kaki. Foto: Pixabay

Pernahkah mengalami pembengkakan di bagian tubuh tertentu? Jika pernah, dunia medis mengenalnya dengan istilah edema. Lantas, apa itu edema? Untuk menjawabnya, pembahasan berikut ini akan mengulasnya secara lengkap.

Edema yang bersifat ringan dan disebabkan oleh peradangan umumnya tidak menimbulkan gejala. Namun, bila pembengkakan yang dialami cukup besar, kondisi ini dapat memicu berbagai gejala yang mengganggu tampilan secara fisik.

Untuk mendiagnosis edema, dokter akan melakukan tanya jawab mengenai keluhan yang dialami, riwayat kesehatan, dan obat-obatan yang dikonsumsi oleh pasien.

Tak ketinggalan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik pada area yang mengalami pembengkakan, kemudian dilanjutkan dengan memeriksa kondisi hati, ginjal, dan jantung.

Untuk menambah pengetahuan tentang apa itu edema dan jenis-jenisnya, simak penjelasan berikut ini yang dikutip dari berbagai sumber.

Ilustrasi perempuan yang mengalami edema di bagian betis. Foto: Pixabay

Apa Itu Endema?

Edema adalah kondisi membengkaknya jaringan tubuh akibat penumpukan cairan. Edema bisa disebabkan oleh berbagai hal dan muncul di berbagai bagian tubuh, seperti tangan, kaki, dan lengan.

Menurut buku Fisiologi Dasar untuk Mahasiswa Farmasi, Keperawatan dan Kebidanan tulisan Ronny Lesmana, edema terjadi akibat cairan yang terdapat di dalam pembuluh darah bocor, hingga cairan tersebut keluar ke jaringan.

Lama-kelamaan, cairan yang berlebih ini menumpuk di jaringan sekitarnya, sehingga terjadilah pembengkakan. Selain itu, edema dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, seperti:

  • Duduk atau berada di dalam satu posisi dalam waktu yang lama

  • Mengonsumsi banyak makanan yang mengandung garam

  • Gejala premenstruasi

  • Sengatan lebah

  • Infeksi kulit

  • Kehamilan, karena tubuh akan menyimpan cairan dan natrium lebih banyak untuk kebutuhan janin

  • Efek samping obat-obatan seperti obat hipertensi, obat antinyeri, obat yang mengandung steroid, estrogen, dan obat antidiabetes jenis thiazolidinediones.

Ilustrasi kondisi edema atau pembengkakan akibat cairan yang terjadi di jaringan tubuh tertentu. Foto: Pixabay

Jenis-Jenis Edema

Kondisi pembengkakan akibat cairan yang menumpuk di jaringan tubuh tertentu ini dibagi menjadi beberapa jenis. Prof. Dr. dr. Satyanegara, Sp.BS dalam bukunya Ilmu Bedah Saraf Edisi V menyebutkan jenis-jenis edema, antara lain:

1. Edema Perifer

Edema jenis ini umumnya menyerang kaki, telapak kaki, dan engkel, tetapi bisa juga terjadi di lengan. Edema perifer juga bisa menjadi salah satu tanda adanya masalah sistem sirkulasi, kelenjar getah bening, hingga ginjal.

2. Edema Pedal

Edema pedal adalah kondisi yang terjadi ketika cairan berkumpul di daerah betis dan kaki bagian bawah. Umumnya, kondisi ini terjadi pada perempuan hamil dan orang tua. Penderitanya juga akan kesulitan bergerak, karena merasakan terlalu banyak beban di kakinya.

3. Limfedema

Edema jenis ini paling sering disebabkan oleh sumbatan atau kerusakan pada jaringan kelenjar getah bening, yaitu jaringan yang membantu menyaring kuman dan limbah dari tubuh.

Kerusakan tersebut mungkin disebabkan oleh perawatan kanker, seperti operasi dan radiasi. Kanker itu sendiri juga dapat menghalangi jalan kelenjar getah bening, sehingga terjadilah penumpukan cairan.

4. Edema Paru

Ketika cairan terkumpul di kantong udara paru-paru, kemungkinan besar seseorang bisa mengalami edema paru. Edema jenis ini menyebabkan penderitanya kesulitan untuk bernapas.

Edema paru juga menjadi lebih buruk ketika penderitanya dalam posisi berbaring. Mereka mungkin juga merasakan detak jantung yang cepat, lemas, hingga batuk berbusa sekaligus berdarah.

5. Edema Serebral

Edema serebral adalah kondisi yang sangat serius, karena cairan menumpuk di bagian otak. Kondisi ini bisa terjadi, jika sebelumnya seseorang pernah mengalami benturan secara keras, pembuluh darah tersumbat atau pecah, memiliki tumor, hingga reaksi alergi.

6. Edema Makula

Edema jenis ini terjadi ketika cairan menumpuk di bagian mata yang disebut makula. Makula ini terletak di tengah retina dan termasuk jaringan yang peka terhadap cahaya. Kondisi ini diawali dengan rusaknya pembuluh darah di retina, sehingga mengeluarkan cairan ke daerah tersebut.

Ilustrasi seseorang yang mengalami gejala edema. Foto: Pixabay

Gejala Edema

Gejala edema tergantung dari penyebab yang mendasarinya, tapi bengkak, sesak, dan nyeri adalah hal yang biasa dirasakan penderitanya. Selain itu, tangan, kaki, perut, payudara, hingga wajah merupakan bagian tubuh yang lebih mudah mengalami pembengkakan.

Biasanya, bagian tubuh ini terlihat lebih bengkak di sore atau malam hari, tetapi membaik di pagi hari saat bangun tidur. Banyak orang yang mengalami edema ketika berat badannya lebih berat 2 kg di malam hari dibandingkan dengan pagi hari.

Secara umum, dikutip melalui situs Web MD, gejala dan ciri edema adalah sebagai berikut:

  • Bengkak, mengembang, dan kulit yang mengkilat.

  • Kulit yang berubah menjadi lesung setelah ditekan.

  • Kenyal pada engkel, wajah, atau mata.

  • Bagian tubuh terasa sakit dan sendi kaku.

  • Kenaikan atau penurunan berat badan.

  • Tangan dan pembuluh leher yang tampak penuh.

  • Sakit kepala.

  • Sakit perut.

  • Mual dan muntah.

  • Perubahan kebiasaan buang air besar.

  • Lesu dan linglung.

  • Kelainan visual.

Baca Juga: Ciri-Ciri Ambeien Luar dan Penyebabnya yang Perlu Diketahui

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Bagaimana cara mengatasi edema?

chevron-down

Dokter mungkin akan menyarankan penderita edema untuk mengurangi asupan garam dalam makanan atau minuman. Sebab, terlalu banyak garam dalam tubuh dapat meningkatkan penumpukan cairan dan memperparah pembengkakan.

Edema apa itu?

chevron-down

Edema adalah kondisi medis yang ditandai dengan pembengkakan akibat penumpukan cairan pada jaringan tubuh.

Apa yang menyebabkan edema?

chevron-down

Pada kasus yang ringan, edema sering kali disebabkan oleh kondisi terlalu lama duduk atau berdiri, cedera ringan, terlalu banyak konsumsi garam, gejala sindrom pramenstruasi, dan kehamilan.