Kumparan Logo

OpenAI Luncurkan GPT-5.6 dengan Tiga Model Baru, Apa Saja Kelebihannya?

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi OpenAI ChatGPT. Foto: subh_naskar/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi OpenAI ChatGPT. Foto: subh_naskar/Shutterstock

OpenAI resmi memperkenalkan model AI terbaru, GPT-5.6, yang terdiri dari tiga varian, yakni Sol, Terra, dan Luna. CEO OpenAI, Sam Altman, menyebut model barunya jauh lebih efisien dan hemat biaya dibanding versi-versi sebelumnya.

GPT-5.6 Sol menjadi model unggulan untuk menangani pekerjaan kompleks seperti pemrograman, riset ilmiah, keamanan siber, hingga analisis pengetahuan profesional. OpenAI mengklaim model ini menawarkan tingkat kecerdasan yang lebih tinggi sekaligus bekerja lebih efisien dibanding generasi sebelumnya maupun sejumlah model pesaing.

Selain Sol, OpenAI juga menghadirkan GPT-5.6 Terra sebagai model seimbang untuk kebutuhan sehari-hari. Terra dirancang memberikan performa yang kompetitif dengan GPT-5.5, tetapi dengan biaya operasional sekitar dua kali lebih murah. Sementara itu, GPT-5.6 Luna menjadi model tercepat dan paling hemat biaya dalam keluarga GPT-5.6 sehingga cocok untuk aplikasi yang membutuhkan respons cepat dalam skala besar.

OpenAI menyebut seluruh varian GPT-5.6 dikembangkan agar mampu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dengan penggunaan token yang lebih efisien. Pendekatan tersebut memungkinkan pengguna memperoleh hasil yang lebih baik tanpa harus mengeluarkan biaya komputasi yang jauh lebih besar.

Dalam wawancara dengan CNBC, Sam Altman mengungkap bahwa Sol mencatat efisiensi token hingga 54 persen lebih baik untuk tugas-tugas coding berbasis AI. Yang paling disorot dari peluncuran ini adalah klaim OpenAI bahwa GPT-5.6 merupakan "model dengan kapabilitas keamanan siber terkuat yang pernah mereka buat".

CEO OpenAI Sam Altman menjadi pembicara Snowflake Summit 2025 di Moscone Center, San Francisco, California, pada 2 Juni 2025. Foto: Justin Sullivan/Getty Images/AFP

Bersamaan dengan peluncuran GPT-5.6, OpenAI juga memperkenalkan ChatGPT Work, agen AI baru yang menggabungkan kemampuan ChatGPT dan Codex. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan berbagai pekerjaan, mulai dari membuat dokumen, spreadsheet, hingga aplikasi web dengan integrasi ke layanan seperti Slack, Gmail, Google Drive, dan sistem CRM.

Persaingan yang Kian Memanas

Peluncuran model baru ini datang tak lama setelah kompetitor lain, xAI dan Meta, sama-sama merilis pembaruan produk mereka pekan ini. Namun OpenAI secara terbuka membandingkan kemampuan Sol dengan model Fable milik Anthropic menggunakan metrik Coding Agent Index. Mereka menyatakan bahwa Sol mencetak skor 80 atau 2,8 poin lebih unggul dibandingkan Fable 5.

Keunggulan itu, klaim OpenAI, berlanjut ke seluruh jajaran produknya: Terra disebut tampil sedikit di atas Fable 5, sementara Luna diklaim melampaui Claude Opus 4.8.

OpenAI menyatakan GPT-5.6 kini dapat diakses lewat ChatGPT, Codex, dan OpenAI API. Untuk skema harga per satu juta token, Sol dibanderol 5 dolar AS (input) dan 30 dolar AS (output), Terra 2,5 dolar AS (input) dan 15 dolar AS (output), sedangkan Luna dipatok 1 dolar AS (input) dan 6 dolar AS (output).