Konten dari Pengguna

Sampah Laut Jadi Energi, Mahasiswa UNEJ Usung Kapal Otonom di PKM-VGK 2026

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Arinta Marwah Nur Baiti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lima mahasiswa Universitas Jember (UNEJ) mengusung gagasan Kapal Otonom berbasis kecerdasan buatan untuk mengatasi persoalan sampah plastik laut melalui Program Kreativitas Mahasiswa Video Gagasan Konstruktif (PKM-VGK) 2026. Kapal tanpa awak ini dirancang untuk mendeteksi, mengumpulkan, memilah, hingga mengolah sampah plastik menjadi sumber energi melalui teknologi pirolisis.

Kapal Otonom Berbasis AI untuk Mengolah Sampah Plastik Laut Menjadi Energi

Gagasan ini dikembangkan oleh Arinta Marwah Nur Baiti sebagai ketua, bersama Destia Keke Rizky, Salfha Rismi Handini, Abdussalma, dan Muhammad Habib Ar-Rasyid Ashar, di bawah bimbingan dosen Nanang Tri Haryadi.

Lima mahasiswa Universitas Jember (UNEJ). Dok. Pribadi.

Gagasan kapal otonom tersebut berangkat dari persoalan sampah plastik yang terus menumpuk di wilayah perairan. Sampah yang berada di laut tidak hanya mengganggu ekosistem dan biota, tetapi juga berpotensi menghambat aktivitas masyarakat pesisir dan nelayan.

Selama ini, penanganan sampah laut umumnya berfokus pada pengumpulan dan pemindahan sampah. Tim mahasiswa UNEJ menawarkan pendekatan berbeda dengan merancang sistem yang tidak berhenti pada pengangkutan, tetapi juga mengolah sampah plastik yang telah dikumpulkan.

Kapal otonom tersebut dirancang untuk bekerja melalui beberapa tahapan. Sistem diawali dengan mendeteksi keberadaan sampah plastik di perairan, kemudian mengumpulkannya dan melakukan pemilahan. Sampah plastik yang terkumpul selanjutnya dirancang untuk masuk ke proses pirolisis sehingga dapat menghasilkan sumber energi yang berpotensi dimanfaatkan kembali untuk mendukung operasional kapal.

Dengan konsep tersebut, kapal tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengangkut sampah, tetapi menjadi bagian dari sistem pengelolaan limbah yang mengintegrasikan pengumpulan sampah dan pemanfaatan kembali menjadi sumber energi.

Gagasan ini juga sejalan dengan karakter PKM-VGK 2026 yang mendorong mahasiswa menghadirkan solusi konstruktif terhadap persoalan masyarakat melalui konten video yang kreatif, komunikatif, dan mudah dipahami.

Melalui gagasan kapal otonom ini, tim UNEJ berharap pengelolaan sampah plastik di laut dapat diarahkan menuju sistem yang lebih terintegrasi. Sampah yang sebelumnya menjadi persoalan lingkungan diharapkan dapat memiliki nilai guna kembali sebagai sumber energi.

Informasi mengenai program dan perkembangan gagasan dapat diikuti melalui media sosial tim PKM-VGK yang telah disiapkan untuk memperkenalkan inovasi tersebut kepada masyarakat.