Kumparan Logo

Telkomsel Ajak Pegawai Bangun Desa Digital, Kembangkan Ekonomi Lewat Teknologi

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Telkomsel kembali menghadirkan program CSR unggulan, Baktiku Negeriku, sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam memperkuat pembangunan desa dan mendorong transformasi digital yang inklusif. Program ini berlangsung pada 21–23 Mei 2026 di Desa Balegede, Cianjur, dan 11–13 Juni 2026 di Desa Bayu, Banyuwangi. Foto: Dok. Telkomsel
zoom-in-whitePerbesar
Telkomsel kembali menghadirkan program CSR unggulan, Baktiku Negeriku, sebagai wujud komitmen berkelanjutan dalam memperkuat pembangunan desa dan mendorong transformasi digital yang inklusif. Program ini berlangsung pada 21–23 Mei 2026 di Desa Balegede, Cianjur, dan 11–13 Juni 2026 di Desa Bayu, Banyuwangi. Foto: Dok. Telkomsel

Telkomsel melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), menggelar kegiatan Baktiku Negeriku 2026 di dua wilayah di Tanah air, yakni Desa Balegede, Cianjur, Jawa Barat, dan Desa Bayu, Banyuwangi, Jawa Timur. Ini menjadi bagian dari komitmen Telkomsel untuk memajukan pembangunan desa dan mendorong transformasi digital yang inklusif.

Melalui program CSR Baktiku Negeriku 2026, Telkomsel tidak hanya hadir sebagai penyedia konektivitas, tapi juga sebagai mitra yang memberdayakan masyarakat hingga ke akarnya.

Program ini digagas untuk menjawab tantangan nyata di desa, seperti terbatasnya akses digital, rendahnya kapasitas pengelolaan usaha, hingga potensi desa yang belum optimal. Kegiatan Baktiku Negeriku 2026 sebelumnya telah berlangsung di Desa Balegede, Cianjur, pada 21 hingga 23 Mei lalu. Kemudian akan berlanjut di Desa Bayu, Banyuwangi, pada 11 hingga 13 Juni 2026 mendatang.

"Baktiku Negeriku merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel dalam menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi digital. Kami percaya bahwa pemberdayaan masyarakat akan lebih efektif ketika dilakukan secara kolaboratif, termasuk melibatkan karyawan sebagai agen perubahan yang dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman secara langsung,” ujar Abdullah Fahmi, Vice President Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel.

Program Baktiku Negeriku juga mengacu pada Asta Cita poin ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Dalam konteks ini, Telkomsel menempatkan komunitas lokal sebagai mitra strategis melalui peningkatan kapasitas SDM, akses teknologi digital, serta pendampingan usaha produktif. Foto: Dok. Telkomsel

Program ini juga sejalan dengan arah pembangunan nasional, khususnya Asta Cita poin ke-6, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan. Telkomsel menempatkan komunitas lokal sebagai mitra strategis dengan fokus pada peningkatan kapasitas SDM, akses teknologi digital, dan pendampingan usaha produktif.

Karyawan jadi ujung tombak perubahan

Berbeda dari tahun sebelumnya, Baktiku Negeriku 2026 semakin memperkuat implementasi Employee Volunteering Program (EVP). Di sini, karyawan Telkomsel bukan hanya berperan sebagai relawan, namun juga sebagai mentor, fasilitator, dan penghubung akses pengetahuan serta teknologi.

Mereka akan turut mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan, mulai dari edukasi literasi digital, pengembangan UMKM, hingga pemanfaatan teknologi di sektor pertanian dan pariwisata.

Lebih dari itu, program ini juga berfokus pada pemberdayaan anak muda desa sebagai ‘local champion’ yang siap memimpin inisiatif perubahan. Mereka dilibatkan aktif dalam perencanaan hingga pengelolaan program berbasis potensi lokal, demi menciptakan dampak yang berkelanjutan dan relevan.

Program ini berlangsung pada 21–23 Mei 2026 di Desa Balegede, Cianjur, dan 11–13 Juni 2026 di Desa Bayu, Banyuwangi. Foto: Dok. Telkomsel

Beberapa aktivitas utama yang akan diimplementasikan antara lain Integrated Farming Demonstration Plot, pengembangan Creative Tourism berbasis ekonomi sirkular, pembangunan Telkomsel Creative Digital Center sebagai pusat literasi digital, serta rangkaian kegiatan edukasi masyarakat.

Melalui inisiatif-inisiatif ini, Telkomsel berharap dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat desa. Mulai dari peningkatan keterampilan digital, peluang pengembangan usaha, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung produktivitas sehari-hari, agar masyarakat lebih mandiri dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.

Ini adalah langkah konkret Telkomsel dalam memperkuat ekosistem kolaboratif antara masyarakat, pemerintah desa, dan Telkomsel sebagai penggerak pemberdayaan.