Konten Media Partner

3 Buku Rekomendasi Pengusaha Kuliner Biar Produktif

Temaliverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
3 Buku Rekomendasi Pengusaha Kuliner Biar Produktif
zoom-in-whitePerbesar

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan produktivitas, salah satunya dengan membaca buku. Dari buku, kita bisa mendapatkan ide dan inspirasi untuk meningkatkan produktivitas keseharian kita.

Foto: Sri Sugiarti Purwitasari, Co-founder PT Ingin Makan Ayam/facebook.com

Menurut pengalaman Sri Sugiarti, co-founder PT Ingin Makan Ayam, 3 buku di bawah ini bisa mendongkrak produktivitasmu. Buku apa saja ya?

Problem Solving 101: A Simple Book for Smart People

Foto: amazon.com

Problem solving 101 ditulis oleh Ken Watanabe dengan menyenangkan dan sederhana. Awalnya ia menulis buku ini untuk anak sekolah di Jepang. Tujuannya adalah membantu mengubah fokus dalam pendidikan Jepang dari menghafal ke pemikiran kritis, dengan mengadaptasi beberapa teknik yang telah ia pelajari sebagai konsultan McKinsey yang elit.

Dengan memakai metode cerita dan penggambaran yang asyik, buku ini cukup sederhana untuk dipahami oleh seorang anak sekolah. Tetapi cukup canggih bagi para pemimpin bisnis untuk diterapkan pada masalah mereka yang paling menantang.

Buku ini menjadi buku terlaris di Jepang secara mengejutkan, dicetak dan laku lebih dari 370.000 eksemplar setelah enam bulan.

The Power of Habit

Foto: amazon.com

Dalam The Power of Habit reporter bisnis New York Times pemenang penghargaan, Charles Duhigg membawa kita ke tepi penemuan-penemuan ilmiah yang mendebarkan. Menjelaskan mengapa kebiasaan ada dan bagaimana mereka dapat diubah. Dengan menembus kecerdasan dan kemampuan untuk menyaring informasi dalam jumlah besar ke dalam narasi yang mengasyikkan. Duhigg menghidupkan pemahaman baru tentang sifat manusia dan potensinya untuk bertransformasi.

Pribadi hebat

Foto: tokopedia.com

“Bebanmu akan berat. Jiwamu harus kuat.Tetapi aku percaya langkahmu akan jaya. Kuatkan pribadimu!” tulis Hamka dalam buku Pribadi Hebat. Budi pekerti yang tinggi, kesopanan, ilmu pengetahuan yang luas, kesanggupan menahan hati pada perkara yang belum disepakati.

Kecerdasan, kecepatan menarik kesimpulan, kebagusan susunan kata, kepandaian menjaga perasaan orang, dan kesanggupan menenggang rasa adalah hal-hal yang menurut Hamka menjadi ciri pribadi hebat dan membuat orang lain tertarik pada diri kita.

Kumpulan sifat dan kelebihan itu menimbulkan daya tarik. Hal itu dapat dipelajari dengan pergaulan yang luas dan ada juga karena diwarisi. Pendidikan ibu, bapak, sekolah, teman sejawat, dan lingkungan masyarakat, semuanya itu adalah guru yang membentuk daya penarik tersebut. Semuanya dijelaskan dengan menarik dalam buku ini.

[Penulis: Izzudin | Editor: Nurul]