Pencarian populer

5 Tips Lolos Beasiswa untuk Kuliah ke Luar Negeri

Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) baru saja dibuka per 10 Mei 2019. Melanjutkan studi ke luar negeri dengan program beasiswa menjadi mimpi bagi banyak orang. Namun, terkadang perjuangan yang sulit membuat mereka ragu-ragu.

Padahal, kalau kamu mengetahui hal-hal apa saja yang menjadi penilaian lembaga atau pemberi beasiswa, kamu akan mudah bisa lulus seleksi beasiswa studi ke luar negeri yang kamu inginkan. Berikut beberapa poin yang perlu kamu perhatikan.

Persiapan yang Matang

Salah satu indikator kamu mempersiapakan seleksi beasiswamu dengan matang adalah dengan mencari informasi lowongan beasiswa yang akan kamu lamar dengan selengkap mungkin. Sehingga persiapan administrasi hingga keperluan wawancara tidak ada yang terlewat satupun. Tentunya hal ini juga akan mempermudah penyeleksi beasiswa serta menjadi nilai tambahmu saat sesi wawancara.

Prestasi Akademik dan Organisasi

Yang kedua, kamu harus punya track record akademik dan organisasi yang sama kerennya, karna saat ini, pengalaman organisasi sama pentingnya dengannya IPK yang tinggi. Saat nanti kamu apply beasiswa, dan saingan kamu hanya mumpuni sari segi akademiknya, maka lembaga pemberi beasiswa punya alasan untuk lebih memilihmu yang punya track record pengalaman organisasi dan IPK yang tinggi.

Kemampuan Bahasa Asing

Selanjutnya adalah punya kemampuan Bahasa Inggris atau Bahasa asing lainnya dengan baik, karena kamu akan kuliah di kampus yang memakai Bahasa Inggris sebagai Bahasa pengantarnya. Sehingga kalo kamu belum bisa berbahasan inggris baik secara tulis maupun lisan dengan baik, hal tersebut akan menjadi resiko yang besar. Penilaian dalam poin ini bisa memakai skor TOEFL atau IELTS, tergantung tujuan Universitas dan negaranya.

Pengalaman yang Relevan dengan Bidang yang Mau Dipelajari

Selanjutnya, kamu harus punya pengalaman yang relevan dengan bidang studi yang kamu mau pelajari kedepannya. Contohnya nih, kamu mau lanjut studi S2 bidang International Education Development, maka kamu harus punya pengalaman di bidang pendidikan sebelumnya, seperti pernah mendirikan organisasi pendidikan, atau pernah mengikuti konferensi di bidang pendidikan, dan lain-lain. Hal ini akan menjadi pertimbangan tersendiri serta nilai tambah bagi pihak yang akan memberimu beasiswa.

Punya Visi Mengabdi ke Depannya

Selanjutnya, dan nggak kalah penting, kamu harus punya visi berkarya untuk orang banyak kedepannya. Misalnya kamu mau ambil studi kedokteran, maka sesudah lulus kamu harus punya visi menjadi dokter yang bermanfaat untuk masyarakat luas. Karena lembaga yang memberimu beasiswa, mereka sedang berinvestasi di kamu dan ingin kedepannya kamu bisa memberikan manfaat yang lebih banyak untuk masyarakat dengan modal keilmuanmu. Poin ini harus kamu pikirkan matang-matang dan sudah jelas di saat masuk ke tahap interview.

[Penulis : Izzudin|Editor : Nadhira]

---

Konten ini bermitra dengan Eduplex Indonesia, co-working space.

Untuk info co-working, virtual office, dan sewa space kantor dengan suasana cozy di pusat kota Bandung, hubungi Mia (085721285233) atau email ke info@eduplex.id.

Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.41