Kok, Bisa Langit Berwarna Biru ?

Pernahkah kamu penasaran, mengapa langit berwarna biru? Mengapa tidak berwarna coklat, hijau atau mungkin pink misalnya. Berikut Temali rangkum alasan, mengapa langit bisa berwarna biru.
Mengutip buku Father Know Less. yang dibuat oleh Wendell Jamieson. Banyak orang mengira langit berwarna biru karena adanya titik-titik air di atmoshfer, sehingga semakin lembab udara maka semakin biru warna langit. Padahal pada kenyataanya hal tersebut merupakan suatu persepsi yang salah.
Geza Gyuk, kepala astronomi di Adler Planetarium, Chicago, mengatakan bahwa dalam suatu penelitian yang lebih mendalam, warna biru di langit merupakan bentuk akibat dari molekul udara di atsmofer. Cahaya matahari terdiri dari banyak warna berbeda, dan juga memiliki panjang gelombang cahaya yang berbeda pula. Gelombang yang lebih panjang seringkali menjalar lurus kebawah melalui molekul, sedangkan gelombang yang lebih pendek akan menyebar melalui molekul. Maka gelombang warna yang lebih panjang akan menjalar lurus pada satu titik, sementara gelombang warna yang lebih pendek akan melebar di angkasa.
“Misalnya gelombang warna merah lebih panjang daripada gelombang warna biru, sehingga gelombang warna biru ketika mengenai molekul udara, warnanya akan tersebar. Hal itu yang menyebabkan langit menjadi berwarna biru,“ ujar Geza Gyuk.
Geza mengatakan bahwa fenomena tersebut dinamakan Rayleight. Pemberian nama tersebut, dikarenakan fenomena tersebut ditemukan oleh Lord Rayleight.
Nah, sekarang sudah pahamkan. Mengapa langit bisa menjadi biru.
[Penulis: Alarasati | Editor: Agianf]
