Sering Dianggap Keras Kepala, Padahal Menurutmu Tidak? Ini Peyebabnya

Pastinya menyebalkan memiliki seorang teman yang keras kepala. Sudah banyak yang kasih masukan atau nasehat, tapi tetap saja tidak dia lakukan. Meskipun dia memang tetap mau mendengarkan saran orang lain, tapi tak pernah sedikitpun membiarkan langkah hidupnya di dikte. Kalau yang seperti itu termasuk keras kepala juga bukan, sih?
Nah, kalau kamu punya teman yang ciri-cirinya seperti itu, atau mungkin justru kamu sendiri yang merasa dirimu yang seperti itu? Kemungkinan besar kamu punya bakat Self-Assurance dalam dirimu. Apa itu bakat Self-Assurance?
Bakat Self-Assurance merupakan salah satu bakat dari 34 tema bakat yang ada dalam diri seorang manusia menurut ilmu Talents Mapping. Bakat-bakat tersebut tersusun dari mulai bakat kuat atau dominan hingga yang lemah.
Seseorang yang memiliki bakat Self-Assurance dominan dalam dirinya adalah tipe orang yang selalu merasa percaya diri akan kemampuan mereka untuk mengambil risiko dan mengelola hidup mereka sendiri.
Hingga terkadang orang lain merasa, seeorang dengan bakat Self Assurance sangat keras kepala. Tapi, sebenarnya orang yang berbakat Self-Assurance terasa sangat keras kepala karena mereka memiliki “Inner Compas” atau intuisi/petunjuk batiniah yang memberikan keyakinan bahwa keputusan-keputusan yang dibuat merupakan keputusan yang benar.
Selain itu orang dengan bakat Self-Assurance dominan juga termasuk ke dalam orang yang pemberani, karena mampu mengambil resiko dan menghadapi tantangan baru. Memiliki perspektif yang unik dan berbeda sehingga harus memutuskan segala sesuatunya sendiri. Serta memiliki keyakinan untuk mempertimbangkan penilaian yang dimiliki.
Di bawah ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk memanfaatkan bakat Self-Assurance-mu dengan sebaik mungkin:
1- Mencari lingkungan kerja ala startup yang aturan kerjanya lebih fleksibel. Kamu akan menjadi yang terbaik ketika Kamu diminta untuk membuat banyak keputusan. Kamu juga akan berhasil meyakinkan orang untuk melihat dari sudut pandangmu. Self-Assurance yang kamu miliki (terutama ketika dikombinasikan dengan tema Command atau Activator yang kuat) dapat menciptakan kombinasi yang sangat persuasif.
2- Sadarilah bahwa, kadang-kadang kamu akan merasa sulit untuk menempatkan kepastian atau intuisi kamu ke dalam kata-kata, dan mungkin membuat orang lain menganggap kamu benar sendiri.
Jelaskan bahwa kepastian yang kamu buat, tidak berarti bahwa mereka harus menahan pendapat mereka. Ini mungkin tidak terlihat oleh mereka, tetapi sebenarnya kamu ingin mendengar pandangan mereka juga. Kepastian kamu saat ini, tidak berarti bahwa kamu tidak mau mengakomodasi pandangan atau pendapat mereka.
3- Berhubungan mitra dengan seseorang yang memiliki bakat dominan Strategis, Deliberatif, atau Futuristik yang kuat. Orang ini dapat membantu kamu menilai tujuan yang kamu buat. Kamu memerlukan bantuan ini karena begitu kamu mengarahkan pandangan pada tujuan, kemungkinan besar akan bertahan sampai tujuan itu tercapai.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh Gallup, sebuah perusahaan konsultasi manajemen kinerja global asal Amerika Serikat, kinerja seseorang akan meningkat 800% saat ia ditempatkan sesuai dengan potensinya. Namun, hingga saat ini masih banyak yang bertanya kepada, apa yang menjadi bakat dan potensinya yang sebenarnya?
Apakah kamu sudah mengetahui bakat dan potensi dirimu yang sebenarnya? Atau baru hanya sekedar menebak-nebak saja? Tenang, Temali akan membantumu untuk mengetahuinya. Ikuti tes Talents Mapping bersama Temali, dan ketahui bakat dan potensi dirimu yang sebenarnya, dan kamu siap untuk mengembangkan karirmu lebih cepat dari yang lain!
Penulis: Izzudin
