Konten Media Partner

Tenang, Tidak Semua Harus Dipikirkan Sekarang

Temaliverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tenang, Tidak Semua Harus Dipikirkan Sekarang
zoom-in-whitePerbesar

Penulis: Tim HealYourSelf.id

Seseorang hidup dalam 3 masa. Masa lalu, masa kini dan masa yang akan datang. Seringkali ada bahagia, namun tak jarang pula ada luka. Sebab manusia memiliki perasaan dan logika, keduanya berkelindan menyusuri dinamika-dinamika.

Ada kalanya memori masa lalu masih dapat menjebak hingga menjelma menjadi sebuah nostalgia. Begitu juga dengan hal-hal yang belum terjadi di masa depan yang seakan menghidupkan kecemasan yang tak bertepi.

Lalu bagaimana? Jika rasa dan logika masih belum dapat diletakkan pada sebenar-benar tempat yang tepat? Kita harus berdamai: untuk menjembatani masa lalu dan masa depan bersama dengan masa sekarang.

Masa yang saat ini sedang dipijak, sudahkah kita mampu menyadarkan diri dengan penuh dalam menjalaninya? Masa yang saat ini sedang terjadi, sudahkah kita menghadirkan hati dengan utuh dalam mengumpulkan hikmahnya?

Jawabannya hanya bisa terlihat dari bagaimana kita mampu berdamai dengan diri kita sendiri dan memberi pemaknaan di setiap fase hidup. Ketika ada bahagia, kita mampu mensyukurinya. Ketika terluka, kita bersabar karenanya.

Lalu bagaimana denganmu? Sudahkah melapangkan syukur serta menyelami sabar, lalu berdamai dgn keduanya?

Ah iya, seringkali kita terlalu keras memainkan rasa dan logika agar dapat mendamaikannya. Hingga melupa bahwa sebaik-baik pendamai adalah Allah. Lalu sudahkah melibatkan-Nya sebagai penjaga dan penjamin hidup yang sesungguhnya?

Foto: Unsplash.com

Tenang, masa yang telah lalu hanya perlu kita ambil hikmah baiknya tanpa harus terus diingat segala khilafnya. Sebab sebagai hamba, kita hanya perlu percaya dengan penuh kepada-Nya. Bahwa yang sudah pernah terjadi dimasa lalu adalah yang telah mampu memberi jalan pada kita saat ini, di masa kini.

Tenang, tidak semua yang akan terjadi di masa depan harus dipikirkan dan dicemaskan sekarang. Sebab, yang harus dilakukan adalah dengan utuh menjalani hari sebagai sebaik-baik hamba-Nya.

Dengan berbekal ilmu agar takwa utuh dalam genggaman dan mampu mengantarkan kita sampai ke masa depan yang diberkahi lagi aman.

Berjanjilah, akan selalu berdamai dengan hadirkan syukur yang utuh serta sabar, yang penuh dalam segala hal yang sedang ada pada garis takdir-Nya sekarang, saat ini.

Perihal masa lalu, semua sudah dalam penjagaan-Nya. Masa depan kita, tentu akan dijamin oleh-Nya.

[Editor: Tristia]

__

HealYourSelf.ID adalah proyek mental health dan islamic self-help. Follow postingan-postingan terbaru komunitas ini di instagram.com/healyourself.id