Uyung: Jagoan Persib Putri Cetak Gol Pertama di Partai Semi Final

Tepat hari ini Persib Putri akan menjalani semi final leg ke-2 melawan Arema FC Putri dalam kompetisi Liga 1 Putri di Stadion Gajayana Malang. Sebelumnya, pada semi final Leg pertama Persib Putri berhasil mengalahkan Arema FC Putri dengan skor 2-0. Dengan kemenangan tersebut Persib optimis bisa masuk ke final Liga 1 Putri dan mengalahkan Arema FC di leg ke-2.
Persib Putri memang sedang hangat diperbincangkan sama penggemar bola di Jawa Barat. Langkahnya di kompetisi Liga 1 Putri ini terhitung cemerlang, setelah berhasil mengalahkan empat tim di Grup A dan malaju ke semi final.
Tim Temali berhasil mewawancara salah satu penyumbang gol pertama Persib Putri di semi final leg pertama yang menjadi sorotan publik akhir-akhir ini. Siapa lagi kalau bukan Siti Latipah Nurul Inayah atau akrab disapa Uyung.
Uyung bercerita awal menyukai sepak bola karena sang ayah. Ia sering diajak menonton ayahnya saat bermain bola dan merasa tertarik pada dunia olahraga.
Namun sayangnya, saat ia menginjak sekolah dasar (SD), ia belum menemukan sekolah sepak bola untuk perempuan jadi ia mengikuti kegiatan atletik terlebih dahulu. Lalu, setelah masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) ia mulai tertarik ikut turnamen futsal antar sekolah.
“Nah dari situ, mulai aktif dan tekun ikut futsal sampai SMA. Jadi emang di futsal dulu. Abis itu baru ikut sekolah sepak bola ke SSB Queen, dulu ada di Bandung. Sekolah sepak bola ini khusus cewek semua. Nah dari situ seneng aja, jadi hobi main bola,” kata Uyung.
Perempuan kelahiran 18 Oktober 1995 ini bilang, mulai tekun dan serius mengikuti pertandingan sejak SMA. Ia sering mengikuti turnamen futsal dan membawa timnya dalam kemanangan
Hal ini juga ia buktikan dalam laga Women Pro Futsal League (WPFL). Uyung menjadi pemain pilihan reguler oleh pelatihnya di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Selain itu, Uyung berhasil membawa tim futsal UPI menjadi juara WFPL 2017.
Uyung merasa senang dan bahagia saat ditunjuk untuk bergabung ke dalam grup Persib. Katanya, saat itu ia sedang mengikuti seleksi sepak bola putri di Pekan Olahraga Nasional (PON) Jawa Bawat. Ia mendengar wacana akan adanya Liga 1 Putri dan PERSIB akan mengirimkan tim.
Dari situ ia sudah menunggu seleksi atau rekrutmen untuk menjadi salah satu anggota tim PERSIB Putri. Namun ternyata PERSIB mengambil beberapa pemain dari peserta sepak bola PON JABAR dan ia terpilih menjadi salah satunya.
“Tahunya gak usah seleksi, PERSIB ngambil pemain-pemain PON Jabar. Jadi Uyung udah masuk aja ke PERSIB,” tambah Uyung.
Hal yang membuat Uyung selalu semangat dalam menjalani karir sebagai pesepak bola adalah karena keluarga mendukung penuh dan men-support kegiatannya. Di samping itu mereka juga bangga akan pencapaian Uyung dalam dunia sepak bola.
“Yang paling ngemotivasi untuk tetap berprestasi menjadi pesepak bola sih, keluarga, pacar, teman-teman di tim sama ada, keluarga pacar juga” katanya.
Bagi Uyung seluruh pertandingan yang ia hadapi adalah pengalaman yang berkesan untuknya. Apalagi ketika ia dapat menyumbang gol untuk kemenangan tim. Ia mengatakan momen tersebut paling berkesan dan tak akan pernah terlupakan.
Saat ini, selain sibuk latihan dan mengikuti berbagai pertandingan sepak bola, Uyung juga sedang menyusun skripsi untuk meraih gelar sarjana di UPI. Ia berharap ke depannya bisa semakin sukses dan berkembang dalam karir sepak bolanya.
“Semoga ke depannya Uyung bisa semakin berkembang, sukses dan enggak di situ-situ aja,” tutur Uyung
Ia juga berpesan untuk para pejuang dan generasi muda yang lagi menggapai impian khususnya para calon pemain sepak bola putri, agar terus semangat menjalani kegiatan.
“Selalu semangat, jangan menyerah menggapai impian yang diharapkan,” tutupnya.
