Apakah Jogging Setiap Hari Bagus? Ini Penjelasannya

teman kumparan

teman kumparanverified-green

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi jogging. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi jogging. Foto: Unsplash

Jogging adalah lari yang dilakukan dengan kecepatan lambat atau santai, yaitu kurang dari 6 mil per jam. Banyak orang yang sering melakukan jogging karena mudah dilakukan tapi efektif membakar kalori.

Selain itu, jogging juga dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun. Aktivitas ini bisa dilakukan pagi hari sebelum memulai rutinitas atau di malam hari ketika sudah bebas dari semua kesibukan.

Tak jarang jogging dijadikan olahraga rutin dan dilakukan setiap hari. Namun, apakah jogging setiap hari bagus? Berikut penjelasan selengkapnya untuk kamu simak.

Apakah Jogging Setiap Hari Bagus?

Ilustrasi jogging. Foto: Unsplash

Jogging setiap hari memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Mengutip Healthline, penelitian menunjukkan bahwa lari dengan kecepatan santai hingga sedang meski hanya 5 sampai 10 menit mampu membantu mengurangi risiko kematian akibat serangan jantung, stroke, dan penyakit umum lainnya.

Namun, penelitian yang sama juga menunjukkan bahwa manfaat tersebut akan meningkat jika kamu berlari selama 4 jam seminggu. Artinya, kamu tidak perlu jogging setiap hari. Cukup memaksimalkan jogging kamu guna mencapai target durasi tersebut.

Dijelaskan dalam situs Runner’s World, seseorang butuh waktu untuk memulihkan mentalnya setelah jogging. Karena itu, sebaiknya ambil satu hari full di mana kamu tidak melakukan jogging ataupun lari dengan kecepatan sedang.

Manfaatkan waktu luang tersebut untuk memulihkan diri, baik secara fisik maupun mental. Dengan istirahat yang cukup, tubuh akan menjadi lebih kuat dan siap untuk kembali memulai rutinitas jogging.

Manfaat Jogging

Ilustrasi lari. Foto: Unsplash

Ada banyak manfaat yang bisa kamu dapatkan dari jogging. Berikut di antaranya:

1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Berjalan kaki, jalan cepat, jogging, dan berlari merupakan olahraga yang efektif membakar kalori. Jogging selama setengah jam saja disebut-sebut dapat membakar sekitar 300 kalori. Jika dilakukan secara teratur, aktivitas fisik in dapat membantu menurunkan berat badan sedikit demi sedikit.

2. Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Olahraga ringan seperti jogging mampu memperkuat respons tubuh terhadap penyakit. Hal ini berlaku untuk penyakit jangka pendek seperti infeksi saluran pernapasan atas dan penyakit jangka panjang seperti diabetes.

3. Menurunkan Resistensi Insulin

Resistensi insulin kondisi yang terjadi ketika sel-sel dalam otot, lemak, dan hati tidak dapat merespons insulin dengan baik dan tidak mampu mengambil glukosa dari darah. Kondisi ini biasanya dialami oleh penderita diabetes.

Menurut penelitian, jogging secara teratur dapat membantu menurunkan resistensi insulin. Itu karena penurunan berat badan dinilai menjadi salah satu pemicu turunnya resistensi insulin.

4. Membantu Mengatasi Depresi

Olahraga, tak terkecuali jogging, diketahui dapat membantu seseorang mengatasi gejala depresi. ni berkaitan dengan meningkatnya kadar kortisol, yaitu hormon yang dilepaskan tubuh sebagai respons terhadap stres.

Sebuah studi tahun 2018 meneliti kadar kortisol pada orang yang mencari pengobatan untuk depresi. Setelah 12 minggu berolahraga secara konsisten, mereka mengalami penurunan kadar kortisol yang cukup signifikan.

(ADS)