Aplikasi Lari Selain Strava yang Biasa Dipakai teman kumparan, Apa Saja?

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!
·waktu baca 3 menit

Tren update Strava di media sosial nampaknya sudah jadi aktivitas wajib bagi sebagian pelari. Saat ini, sebagian besar pelari kerap membagikan statistik dari Strava di Instagram Story.
Strava adalah sebuah aplikasi berbasis GPS yang bisa merekam aktivitas olahraga kamu. Bukan hanya lari, aplikasi ini juga bisa digunakan untuk merekam aktivitas seperti bersepeda, hiking, berenang, hingga badminton.
Lewat Strava, kamu bisa melacak berbagai data olahraga, mulai dari jarak, kecepatan, ketinggian, hingga detak jantung jika aplikasi dihubungkan dengan smartwatch. Data tersebut kemudian bisa digunakan untuk melihat perkembangan latihan kamu.
Nah, fitur-fitur yang bisa diperoleh dari Strava ini sebenarnya juga bisa kamu dapatkan di berbagai aplikasi lainnya, lho. Penasaran apa saja aplikasi lari selain Strava yang bisa kamu gunakan untuk menunjang aktivitas olahraga? Yuk, simak rekomendasi teman kumparan di bawah ini!
Aplikasi Lari Selain Strava Rekomendasi teman kumparan
Berikut beberapa rekomendasi aplikasi lari yang biasa dipakai teman kumparan untuk mendukung rutinitas latihan:
1. Apple Fitness
Untuk menunjang aktivitas larinya, teman kumparan Wildan Bagus Aditya (40) menggunakan Apple Fitness, aplikasi pelacak kesehatan dan kebugaran yang tersedia di iPhone.
Berbeda dengan Strava yang ia manfaatkan untuk membagikan pencapaian lari ke Instagram Story, Apple Fitness digunakan untuk melihat data seperti heart rate dan personal best. Jadi, ia menggunakan keduanya sesuai dengan kebutuhan dan jenis aktivitas yang dilakukan.
2. adidas Running
Rekomendasi aplikasi lari kedua adalah adidas Running. teman kumparan Irfan Maulana (29) biasanya menggunakan aplikasi tersebut ketika mengikuti sesi latihan bersama teman-teman adidas Runners Jakarta.
Dikutip dari laman adidas, aplikasi ini menyediakan sejumlah fitur yang dapat membantu kamu memantau dan meningkatkan aktivitas lari. Beberapa di antaranya adalah voice coach, GPS tracking, leaderboard, statistik lari, challenge, hingga training plan.
3. Huawei Health
Sementara itu, teman kumparan Erni Rahmawati (29) memilih menggunakan aplikasi bawaan smartwatch seperti Huawei Health untuk mendukung aktivitas olahraganya.
Menurut Erni, aplikasi tersebut sudah punya fitur yang cukup lengkap untuk memantau olahraga dan kondisi tubuh sehari-hari. Berikut di antaranya:
Detail perinciannya lengkap, sehingga hasil aktivitas olahraga bisa dipantau dengan lebih jelas.
Maps akurat karena didukung GPS
Punya banyak fitur olahraga lainnya yang bisa menunjang berbagai jenis aktivitas.
Bisa memantau kualitas tidur jika menggunakan smartwatch, termasuk merekam suara seperti dengkuran dan mengigau.
Bisa memantau SpO₂ dan detak jantung untuk mengetahui kondisi tubuh saat beraktivitas maupun beristirahat.
Bisa mengatur rencana latihan pintar, analisis diet, dan program latihan dengan fitur VIP.
Bisa mengatur latihan pernapasan.
Meski begitu, Erni menilai Huawei Health masih memiliki beberapa kekurangan. “Masih ada fasilitas yang berbayar atau VIP. Laporan olahraga juga tidak bisa difilter berdasarkan hari dalam kategori olahraga yang sama,” katanya.
Jangan ketinggalan info event Fun Run! Gabung komunitas teman kumparan Running Club sekarang http://kum.pr/running
