Bukan Sekadar Perayaan, Ini Makna Hari Ayah Menurut teman kumparan
12 November 2025 15:11 WIB
·
waktu baca 3 menit
Bukan Sekadar Perayaan, Ini Makna Hari Ayah Menurut teman kumparan
Hari Ayah bisa jadi momen tepat untuk menunjukkan kasih sayang dan apresiasi pada ayah. Tapi seperti apa makna Hari Ayah menurut teman kumparan? Simak cerita mereka berikut ini.teman kumparan

ADVERTISEMENT
Setiap 12 November, masyarakat Indonesia merayakan Hari Ayah Nasional. Momen ini digunakan untuk mengingat lagi bahwa peran ayah dalam keluarga nggak cuma sebagai pencari nafkah, tapi sosok pemimpin dan pelindung yang mesti dihormati dan disayangi.
ADVERTISEMENT
Pada Hari Ayah, biasanya anak akan memberi hadiah atau kejutan sebagai bentuk kasih sayang pada ayahnya. Salah satu member teman kumparan, Lintang (26), menceritakan bahwa pada Hari Ayah tahun lalu, dia membuat kejutan berupa video pendek dari kumpulan foto bareng ayah.
“Awalnya cuma pengin seru-seruan, tapi ternyata ayah aku nonton sambil senyum-senyum. Katanya dia gak nyangka aku masih simpan foto-foto itu,” tutur Lintang.
Nah, kira-kira, gimana para teman kumparan memaknai Hari Ayah Nasional? Yuk, dengar opini mereka di bawah ini.
Makna Hari Ayah Menurut teman kumparan
Menurut Lintang, Hari Ayah bukan cuma perayaan simbolik, tapi waktu bagi setiap anak untuk merefleksikan kembali peran dan cinta seorang ayah dalam keluarga. Bagi Lintang pribadi, ayahnya bagaikan jangkar.
ADVERTISEMENT
“Dari beliau aku belajar cara menghadapi hidup dengan tenang dan gak mudah panik. Ayah juga ngajarin aku buat gak takut gagal, karena gagal itu bagian dari proses,” ucapnya.
Lintang juga mengingatkan bahwa meskipun ayah sering kali tidak mengucapkan kata cinta, tapi bukan berarti perasaan itu tidak ada. Cinta versi ayah biasanya hadir dalam bentuk hal-hal sederhana yang sering kali nggak disadari.
“Kita sering lupa kalau cinta ayah tuh gak selalu ditunjukkan lewat kata-kata. Tapi lewat tindakan kecil kayak nganter tiap pagi, nanyain udah makan belum, atau ngecek kondisi kendaraan,” ucap Lintang.
Tak jauh berbeda, Rani (24) juga menganggap ayah sebagai panutan yang mengajarkan banyak hal. Berkat ayahnya, Rani jadi belajar tentang disiplin, tanggung jawab, dan cara mengambil keputusan dengan rasional.
Karena itu, Rani memanfaatkan Hari Ayah sebagai momen untuk berterima kasih. “Kadang kita terlalu sibuk sampai lupa ngucapin terima kasih. Jadi hari ini tuh kayak waktu spesial buat bilang makasih dan ngungkapin rasa sayang, walau cuma lewat pesan sederhana,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Nanda (22) juga menganggap Hari Ayah sebagai waktu yang tepat untuk menunjukkan apresiasi. Karena itu, dia selalu memberikan kejutan pada ayahnya di momen spesial ini, meskipun bentuknya kecil-kecilan.
“Tahun lalu aku lagi di luar kota, jadi cuma bisa video call, tapi aku sengaja nyiapin background tulisan ‘Happy Father’s Day’ di belakang. Ayah ketawa liatnya, tapi aku bisa lihat dari matanya dia seneng banget,” ceritanya.
Kejadian itu membuat Nanda sadar bahwa apresiasi untuk Ayah bisa lewat hal-hal kecil dan nggak harus nunggu momen besar seperti Hari Ayah.
“Aku ngerasa hari ini tuh jadi pengingat biar kita gak nunggu momen besar buat apresiasi beliau,” ucap Nanda.
Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan
ADVERTISEMENT

