Cara Jaga Kebersihan Area Kewanitaan Saat Menstruasi ala teman kumparan

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!
·waktu baca 3 menit

Selama menstruasi, kaum hawa harus bekerja ekstra untuk menjaga area kewanitaannya. Soalnya darah menstruasi memengaruhi jumlah lactobacillus atau bakteri baik yang jagain kesehatan vagina.
Hal itu disampaikan Direktur Layanan Perinatal di NYC Health+ Hospitals/Lincoln, Kecia Gaither, MD, dalam laman Twenty Eight Health. Beliau bilang, “Menstruasi ditandai dengan meningkatnya keragaman mikroba vagina dan berkurangnya lactobacillus.”
Ketika kadar lactobacillus menurun, risiko infeksi pada vagina akan lebih tinggi. Makanya, setiap perempuan mesti tahu cara menjaga kebersihan area sensitifnya.
Lantas, gimana sih cara menjaga kebersihan area kewanitaan saat menstruasi dengan benar? Yuk, belajar dari cerita member teman kumparan!
Cara teman kumparan Jaga Kebersihan Area Kewanitaan Saat Menstruasi
Menurut teman kumparan Nur Rizqiyah (33), salah satu hal yang penting diperhatikan saat menstruasi adalah frekuensi penggantian pembalut. Ia menyarankan untuk mengganti pembalut sebanyak 2-3 kali per hari.
“Pakai pembalut 2-3 kali per hari atau saat merasa sudah tidak nyaman segera ganti,” ucapnya.
Hal serupa diutarakan teman kumparan Sarah (21). Ia menekankan agar jangan sampai pembalut terasa lembap. “Jangan sampai lembap deh, kalau misal hari pertama kedua udah terasa full, langsung ganti aja,” ucapnya.
Saran tersebut juga ditekankan dalam laman CDC, soalnya kelembapan adalah tempat yang ideal untuk perkembangbiakan bakteri dan jamur.
Karena itu, sebaiknya ganti pembalut 3-4 kali sehari. Sedangkan untuk kamu yang pakai tampon, durasi pemakaiannya nggak boleh dipakai lebih dari 8 jam, ya.
Rizqiyah juga menyarankan menggunakan pembersih kewanitaan. Namun, pastikan produknya aman. Dikutip dari Bloom Obgyn, tidak disarankan menggunakan produk yang mengandung sabun dan pewangi untuk area kewanitaan.
Produk kebersihan kewanitaan yang mengandung sabun dan aroma memang sekilas bisa bikin bersih dan wangi. Tapi kandungan itu dapat mengiritasi kulit dan memengaruhi keseimbangan pH alami vagina, sehingga bakteri mudah berkembang biak.
Terakhir, tips dari Sara yaitu selalu mengeringkan vagina setelah buang air. “Saat disiram jangan lupa keringin pakai tisu dulu biar gak lembap,” ucapnya.
Kebiasaan Sehat Saat Menstruasi
Selain mengikuti tips yang udah disebutin para member teman kumparan, berikut ini beberapa kebiasaan sehat lainnya yang bisa dipraktikkan saat menstruasi menurut CDC:
Cuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan toilet, serta sebelum dan sesudah menggunakan pembalut atau tampon.
Buang pembalut sekali pakai dengan benar, yakni dibungkus dengan tisu toilet atau bahan lain, lalu buang ke tempat sampah. Jangan buang pembalut ke dalam toilet.
Kenakan pakaian yang ringan dan menyerap keringat. Hindari kain yang panas dan ketat karena dapat memerangkap kelembapan, sehingga kuman berkembang biak.
Minumlah air yang cukup. Kebiasaan ini dapat membantu membersihkan saluran kemih dan mencegah infeksi, seperti infeksi jamur.
Dapatkan inspirasi dan semangat dari ribuan perempuan hebat, gabung komunitas teman kumparanWOMAN di kum.pr/tkwoman1
