Dilema teman kumparan Memilih Hunian: Sewa Apartemen atau KPR Rumah?
3 Desember 2025 17:37 WIB
·
waktu baca 3 menit
Dilema teman kumparan Memilih Hunian: Sewa Apartemen atau KPR Rumah?
Dalam mencari hunian yang nyaman, banyak orang dilema antara sewa apartemen atau KPR rumah. Kira-kira, teman kumparan pilih mana? Yuk, simak cerita mereka dalam artikel ini.teman kumparan

ADVERTISEMENT
Mencari hunian idaman nan nyaman adalah perjalanan yang panjang dan penuh liku. Harga yang mahal, apalagi di wilayah ibu kota, menjadi salah satu kendala untuk segera mewujudkan hunian impian.
ADVERTISEMENT
Makanya, banyak yang memutuskan sewa apartemen, karena bisa mendapatkan fasilitas lengkap dengan harga masuk akal alias terjangkau. Tapi nggak sedikit juga yang memilih mengambil KPR (Kredit Pemilikan Rumah) karena biaya cicilannya 11-12 dengan apartemen.
Tapi, kira-kira lebih baik mana, sewa apartemen dan KPR rumah? Yuk, simak pendapat teman kumparan di bawah ini.
Lebih Baik Sewa Apartemen atau KPR Rumah?
teman kumparan Fitria Puji Susanti (31) mengungkapkan bahwa dia lebih pengin KPR rumah ketika sudah punya tabungan untuk bayar uang muka (DP). Soalnya, biaya cicilannya nggak beda jauh dengan sewa apartemen.
Walaupun apartemen menawarkan fasilitas yang lebih lengkap, tapi pada akhirnya itu bukan properti penyewa. Sementara Fitria pengin memiliki properti atas namanya.
ADVERTISEMENT
“Kalau udah punya tabungan yang lumayan buat DP KPR, aku lebih memilih ambil KPR, karena menurutku harga sewa rumah atau apartemen hampir sama cicilannya dengan ambil KPR,” ungkap Fitria.
“Selain itu, KPR juga bisa menjadi hak milik kita sendiri kalau sudah lunas kan, dan bisa ambil KPR yang subsidi jadi cicilan lebih ringan,” tambahnya.
Meski begitu, Fitria tidak menampik bahwa KPR juga punya kekurangan. Ada banyak pertimbangan yang harus dipikir matang. Salah satunya, suku bunga yang bisa naik drastis dari cicilan awal.
Nah, hal itu juga yang bikin sebagian orang mundur, karena menghindari riba. “Sebagian keluarga tidak memilih ambil KPR sebelum uang mereka cukup karena riba yang cukup besar,” ucap Fitria.
Selain itu, KPR rumah juga terkadang bisa bikin pengeluaran jadi lebih banyak. Soalnya, masih harus renovasi ulang dan sebagainya. Hal inilah yang membuat Putri Melani (35) melakukan over kredit terhadap KPR rumahnya.
ADVERTISEMENT
“Aku pernah KPR Rumah setelah 1 tahun kemudian aku over kredit,” ucap Putri.
Ada dua alasan yang disebutkan Putri, yakni akses jalan yang sering banjir dan nggak terjangkau transportasi, serta butuh banyak biaya renovasi atau tambahan yang nggak disebutkan di awal.
Jadi, ketika ditanya cenderung pilih KPR rumah atau sewa apartemen, Putri menjawab, “Kalau di antara dua pilihan tersebut, aku tim sewa apartemen sih, walau mahal.”
Untuk alternatif yang lebih murah, Putri menyarankan untuk kontrak rumah aja. Fasilitasnya memang nggak selengkap apartemen, tapi nggak ada biaya tambahan lain kayak iuran pengelolaan lingkungan (IPL), biaya parkir, dan lain-lain.
Pada akhirnya, memilih hunian adalah soal preferensi, nggak ada yang lebih baik atau buruk. Kalau preferensi kamu gimana, sewa apartemen atau KPR rumah? Ceritain di kolom komentar, ya.
ADVERTISEMENT
Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan

