Foto Race Anti Gagal, Ini Tips Fotogenik saat Lari ala teman kumparan

teman kumparan

teman kumparanverified-green

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Fun Run teman kumparan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Fun Run teman kumparan. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Dalam setiap race atau perlombaan lari, panitia penyelenggara biasanya juga menyediakan fotografer untuk mengabadikan momen-momen seru dan menarik. Foto-foto tersebut dijadikan koleksi atau diunggah di akun media sosial masing-masing.

Masalahnya, nggak setiap orang bisa selalu kelihatan kece saat lari, terutama saat mereka udah kelelahan dan banjir keringat. Alhasil, foto yang ditangkap fotografer sering kali wajah yang udah kelihatan kuyu dan nggak energik.

Nah, biar foto race kamu kelihatan aesthetic, menarik, dan keren meski udah lelah, yuk ikutin tips fotogenik saat lari dari teman kumparan di bawah ini.

Tips Fotogenik saat Lari dari teman kumparan

Keseruan Fun Run teman kumparan di kawasan Car Free Day (CFD) Sudirman, Jakarta, Minggu (23/11/2025). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

teman kumparan Riki Efendi (32) bilang bahwa ada banyak gaya foto andalan setiap mengikuti race. Gaya yang paling sering dia tunjukkan adalah pamer otot lengan dengan nuansa jenaka.

“Paling sering dengan gaya di mana kedua lengan tangan diangkat 90 derajat sambil pamer otot tangan,” ucap Riki sambil tertawa.

Namun, menurut Riki, sebenarnya pose bukan satu-satunya aspek yang bikin foto lari kelihatan kece. Outfit serta tatanan rambut juga memengaruhi, sehingga harus diatur sedemikian rupa. Selain itu, jangan lupa senyum biar energi positifnya terpancar saat foto itu dilihat.

“Buat yang cowok, memastikan pakai pomade jenis clay atau kering agar rambut tetap bervolume walau keringetan, plus pakai outfit dan gear yang cocok, plus jangan lupa senyum ke kamera,” tutur Riki.

Tips serupa juga disampaikan Aep Saepulloh (41). Menurutnya, kunci fotogenik saat race adalah tersenyum ceria. “Selalu tersenyum dan menyapa kepada siapa pun di lintasan, terutama kepada fotografer,” katanya.

Aep sendiri mengaku punya gaya foto andalan, yaitu menunjuk ke langit untuk menunjukkan bahwa dia selalu melibatkan Yang Maha Kuasa di setiap langkahnya.

Ilustrasi lari marathon. Foto: AFP/Andrej ISAKOVIC

“Gaya mengepal tangan kanan setinggi bahu dan keluarkan telunjuknya ke atas, yang artinya kekuatan kita berasal dari Tuhan,” ucap Aep.

Selain ngikutin saran dari teman kumparan, simak juga tips biar fotogenik saat race dari laman Run to the Finish berikut ini:

  • Pastikan bahu tetap lurus dan rileks, lalu lengan membentuk sudut 90 derajat agar postur badanmu terlihat bagus. Saat melewati garis finish, pastikan jangan menunduk atau melihat jam tangan.

  • Cobalah berlari agak lambat saat kamu bertemu fotografer, agar foto yang didapatkan nggak blur.

  • Kalau kamu malas merapikan rambut, kenakan topi agar nggak berantakan. Topi juga akan memberi siluet bayangan aesthetic di wajahmu saat terkena matahari.

  • Pakai kacamata hitam agar penampilanmu terlihat lebih kece.

Jangan ketinggalan info event Fun Run! Gabung komunitas teman kumparan Running Club sekarang http://kum.pr/running