Gol-Gol Terbaik Sepanjang Sejarah Piala Dunia versi teman kumparan

teman kumparan

teman kumparanverified-green

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyerang timnas Spanyol Mikel Oyarzabal mencetak gol ketiga timnya ke gawang Arab Saudi pada laga Grup H Piala Dunia FIFA 2026 di Atlanta Stadium, Georgia, AS, Minggu (21/6/2026). Foto: Siphiwe Sibeko/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Penyerang timnas Spanyol Mikel Oyarzabal mencetak gol ketiga timnya ke gawang Arab Saudi pada laga Grup H Piala Dunia FIFA 2026 di Atlanta Stadium, Georgia, AS, Minggu (21/6/2026). Foto: Siphiwe Sibeko/REUTERS

Piala Dunia telah menjadi ajang bagi para pemain sepak bola terbaik dunia untuk menunjukkan kemampuan mereka di atas lapangan. Di tengah sengitnya persaingan, gol-gol indah kerap tercipta dan meninggalkan kesan mendalam bagi para penggemar.

Salah satu gol paling legendaris lahir dari kaki Diego Maradona di pertandingan Argentina melawan Inggris pada perempat final Piala Dunia 1986. Kala itu, Maradona memadukan teknik, kecepatan, dan keberanian dalam satu aksi luar biasa.

Dikutip dari laman Soccer, aksi luar biasa tersebut kemudian dijuluki FIFA sebagai "Goal of the Century". Selain Maradona, masih ada berbagai gol spektakuler dari pemain lain yang dianggap legendaris dan terus dikenang hingga sekarang, lho.

Momen-momen berkesan tersebut nyatanya masih membekas dalam memori member teman kumparan. Penasaran apa saja gol-gol terbaik versi mereka? Yuk, simak cerita lengkapnya berikut ini.

Gol Terbaik Piala Dunia versi teman kumparan

Ilustrasi Gol. Foto: Getty Images

Bagi teman kumparan Rifky Kahfi (37), momen gol terbaik menurutnya di ajang Piala Dunia datang dari tendangan bebas Ronaldinho ke gawang Inggris pada perempat final Piala Dunia 2002.

Gol tersebut dianggap istimewa karena menunjukkan kejeniusan Ronaldinho dalam mengeksekusi tendangan lob jarak jauh dari sudut yang sangat sulit. Saat menyaksikan momen itu, Rifky mengaku nggak menyangka bola yang ditendang Ronaldinho bisa berbuah gol.

"Nggak disangka aja golnya itu. David Seaman keluar dari posisinya, dan free kick-nya masuk jadi gol. Saat itu saya masih sekolah, ingat banget," katanya.

Seperti dijelaskan dalam laman FIFA, Ronaldinho melepaskan tendangan bebas dari jarak lebih dari 32 meter dengan arah yang sempat melebar ke sisi kanan.

Namun, bola justru melengkung indah melewati jangkauan penjaga gawang Inggris, David Seaman. Gol inilah yang membawa Brasil melaju ke semifinal.

Penyerang timnas Spanyol Lamine Yamal mencetak gol pertama timnya ke gawang Arab Saudi pada laga Grup H Piala Dunia FIFA 2026 di Atlanta Stadium, Georgia, AS, Minggu (21/6/2026). Foto: Claudia Greco/REUTERS

Di sisi lain, teman kumparan Chris (32) menunjuk gol Son Heung Min sebagai salah satu gol paling berkesan sepanjang sejarah Piala Dunia. Gol tersebut tercipta saat Korea Selatan menghadapi Jerman pada laga terakhir fase grup Piala Dunia 2018.

Bagi Chris, gol tersebut begitu berkesan karena membuat Jerman yang menyandang status juara bertahan gagal melaju ke babak berikutnya. Berkat gol Son Heung Min pada masa tambahan waktu, Korea Selatan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 dan menciptakan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Piala Dunia.

"Oppa-oppa pulang wajib militer menghancurkan mimpi jutaan warga Jerman di detik-detik akhir," ucap Chris.

Gol Terbaik di Liga Champions versi teman kumparan

Pemain Australia, Cameron Burgess, mencetak gol pertama untuk Amerika Serikat melalui gol bunuh diri dalam laga Grup D Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Seattle, Washington, AS, Jumat (19/6/2026). Foto: Troy Wayrynen/REUTERS

Gol terbaik nggak cuma datang dari ajang Piala Dunia. teman kumparan Arif (22) menyebut gol salto Gareth Bale sebagai salah satu yang terbaik. Gol ikonik tersebut tercipta di final Liga Champions 2018 saat Gareth Bale membela Real Madrid melawan Liverpool.

Menurutnya, gol itu sangat menentukan jalannya pertandingan karena lahir di momen krusial. “(Gol itu) membutuhkan teknik yang tinggi dan berada pada pertandingan menentukan, yaitu final UCL Real Madrid vs Liverpool,” ujarnya.

Lewat tendangan salto (bicycle kick) yang spektakuler, Real Madrid berhasil unggul 2-1 dan membuat stadion bergemuruh. Pada akhirnya, Los Blancos menutup laga dengan kemenangan 3-1 atas Liverpool.

Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan