Macam-Macam Lari untuk Pelari Pemula hingga Profesional

teman kumparan

teman kumparanverified-green

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi macam-macam lari. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi macam-macam lari. Foto: pixabay

Lari merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang paling banyak digemari oleh khalayak ramai. Olahraga ini bisa diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari orang tua, kawula muda, hingga anak-anak.

Selain menyenangkan, olahraga lari juga bisa membawa banyak manfaat untuk kesehatan. Beberapa di antaranya yaitu dapat menyehatkan jantung, meningkatkan daya tahan tubuh, efektif membakar kalori, dan lain-lain.

Oleh karena itu, banyak orang yang merutinkan olahraga ini setiap minggunya. Bahkan, beberapa dari mereka juga bergabung ke komunitas tertentu untuk membiasakan hobi barunya ini.

Ada macam-macam lari yang bisa dilakukan sebagai variasi. Apa sajakah itu? Simak ragamnya dalam artikel berikut ini.

Macam-macam Lari

Ilustrasi macam-macam lari. Foto: pixabay

Kamu bisa memvariasikan macam-macam lari agar tidak cepat bosan. Variasi ini juga diperlukan agar kamu lebih menguasai semua teknik dasarnya.

Tentu, kamu bisa memilihnya sesuai dengan preferensi dan tujuan masing-masing. Dirangkum dari laman Marathon Handbook, berikut daftarnya:

1. Lari jarak pendek (sprint)

Ilustrasi lari sprint. Foto: Pexels

Sprint adalah salah satu jenis lari jarak pendek yang membutuhkan kecepatan maksimal. Biasanya, lari sprint mencakup jarak 100 meter, 200 meter, atau bahkan 400 meter. Seorang sprinter biasanya dilatih untuk meningkatkan kekuatan, kecepatan, dan teknik start-nya.

2. Lari jarak menengah

Ilustrasi lari jarak menengah. Foto: Pexels

Jenis lari ini bisa ditempuh dalam jarak 800-1500 meter. Saat memulai lari jarak menengah, pelari akan mengombinasikan kecepatan dan daya tahan tubuh yang dimiliki. Pelari juga akan menjaga kecepatannya secara konstan sepanjang lintasan.

3. Lari jarak jauh

Ilustrasi lari jarak jauh. Foto: Pexels

Jarak tempuh lari jarak jauh cukup bervariasi, yakni 5000 km, 10.000 km, 21.000 km, dan 42.000 km. Dalam dunia lari, jenis lari ini disebut juga sebagai lari marathon. Untuk menyelesaikan lintasan lari jarak jauh, pelari harus memiliki daya tahan fisik dan mental yang kuat.

4. Lari estafet

Ilustrasi lari estafet. Foto: Pexels

Lari estafet dilakukan oleh tim yang terdiri dari 4 orang. Biasanya, jenis lari ini dilakukan di lapangan dengan jarak lintasan tertentu.

Saat berlari, anggota tim akan membawa tongkat yang nantinya diserahkan kepada anggota lainnya. Apabila anggota terakhir berhasil mencapai garis finish sambil membawa tongkat tersebut, maka tim dinyatakan menang.

5. Fun Run

Kegiatan Fun Run teman kumparan Running Club di Jakarta, Minggu (15/10/2023). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Fun Run pertama kali diadakan pada tahun 1970-an. Jenis lari ini ditempuh dalam jarak tertentu dengan peraturan yang tidak terlalu ketat.

Biasanya, Fun Run diselenggarakan pada acara amal atau diadakan untuk merayakan hal tertentu. Ini bisa menjadi event yang pas bagi komunitas lari untuk menyalurkan hobinya.

6. Trail running

Ilustrasi trail running. Foto: Pexels

Trail running adalah jenis lari yang dilakukan dengan menempuh trek tertentu di alam bebas. Misalnya di area perbukitan, gunung, dan lain-lain.

Rintangan yang biasa dihadapi oleh trail runners yaitu akar pohon, bebatuan, tanjakan. Dengan melalui rintangan tersebut, mereka sembari melatih daya tahan tubuh dan teknik berlarinya.