Pengertian Easy Run dan Tekniknya, Berapa Jarak Ideal yang Direkomendasikan?

teman kumparan

teman kumparanverified-green

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Lari Foto: muse studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lari Foto: muse studio/Shutterstock

Ada banyak jenis latihan lari yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kekuatan dan fleksibilitas tubuhmu, salah satunya adalah Easy Run. Latihan ini bisa dijalankan oleh pelari pemula maupun profesional.

Mengutip laman Caffeine Bullet, Easy Run seringkali disebut sebagai lari santai atau lari lambat. Kecepatan atau pace Easy Run biasanya hanya berkisar antara 3-4 saja atau sekitar 5-10% lebih lambar dari kecepatan marathon.

Karena kecepatannya lambat, batas detak jantung maksimum yang dirasakan pelari biasanya hanya berada di angka 60-70% dari maksimum. Jadi, Easy Run bisa digolongkan sebagai latihan yang lebih santai dibandingkan jenis latihan lainnya.

Tentu, ada teknik khusus yang perlu diperhatikan saat melakukan Easy Run. Seperti apa? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini.

Pengertian Easy Run dan Mekanisme Pelaksanaannya

Captain Widi dan Captain Yaman di POCARI SWEAT Run Indonesia 2024. Foto: dok istimewa

Easy Run bisa dipilih sebagai jenis latihan rutin yang dilakukan tiap minggu. Kamu bisa menambah presentasenya supaya lebih besar dibandingkan jenis latihan lain.

Menurut Runners World, jarak ideal untuk melakukan Easy Run adalah sekitar 6-8 putaran di lapangan kecil. Cukup lakukan dengan kecepatan yang rendah dan santai.

Yaman, Captain teman kumparan Running Club, mengatakan bahwa Easy Run bisa ditempuh dengan jarak 3-4 km. Namun, jarak ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelari.

“Ada beberapa pelari yang melakukan Easy Run hingga jarak 15 km. Jadi bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing,” kata Captain Yaman kepada kumparan.

Sementara, kata Captain Widi, tidak ada patokan khusus untuk jarak Easy Run. Kamu bisa menyesuaikannya dengan kondisi tubuh dan target mileage yang ditetapkan.

Widi Shufi, Captain teman kumparan Running Club. di Gold Coast Marathon. Foto: Widi Shufi

“Tergantung sih. Kalau lagi program marathon ya pasti Easy Run-nya lebih panjang dari jarak normal.

Yang pasti Easy Run itu dilakukan dengan santai. Kamu harus merasa nyaman, sehingga napas pun tidak terasa berat,” tambah Captain Widi.

Intinya, latihan Easy Run ini harus dijalankan dengan enjoy, teman kumparan. Saat melakukan Easy Run, mestinya kamu masih bisa nyaman berlari sambil ngobrol bareng temen.

Easy Run bisa membantu proses pemulihan tubuh setelah kamu melakukan latihan berat. Jenis latihan ini juga mampu meningkatkan sistem kardiovaskular, menguatkan otot, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Ilustrasi Lari Foto: muse studio/Shutterstock

Agar hasil latihannya optimal, kamu perlu melakukan Easy Run dengan teknik yang benar. Berikut langkah-langkahnya yang bisa diikuti:

  • Pilih kecepatan atau pace lari yang sesuai dengan kemampuanmu, yakni sekitar 3-5. Indikator kecepatan ini bisa dinilai benar jika kamu masih bisa ngobrol dengan teman ketika lari.

  • Tentukan jarak dan waktu yang disanggupi. Kamu bisa lari 30-40 menit saja sehari, lalu tingkatkann durasi seiring waktu.

  • Usahakan lari bersama coach agar kamu tahu teknik lari yang benar. Hal ini bisa membantumu meminimalisir terjadinya cedera saat berlari.