Sulit Konsisten Lari? Ini Tips Jaga Motivasi versi teman kumparan Running Club

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!
·waktu baca 3 menit

Bagi beberapa orang, tantangan lari nggak hanya soal pace, jarak, dan sejenisnya, tapi juga konsistensi untuk menjalaninya. Kadang kala, semangat lari hanya membara di beberapa bulan pertama, lalu meredup di bulan berikutnya.
Ini adalah masalah umum yang dirasakan pelari, meski mereka juga sadar bahwa rutinitas lari yang bolong-bolong bikin tubuh terasa kurang fit. teman kumparan Andi Pratama pun mengakui bahwa staminanya cepat menurun apabila lari mulai nggak konsisten.
Tak hanya itu, teman kumparan Siti Lestari juga mengungkapkan bahwa mood-nya mudah berantakan jika lari mulai bolong. “Kalau bolong, biasanya badan cepat capek dan mood kurang enak. Jadi lari itu semacam reset button buat saya,” ujarnya.
Lantas, gimana, sih, cara para member teman kumparan Running Club menjaga konsistensi lari? Yuk, catat tips mereka di bawah ini.
Tips Konsisten Lari dari teman kumparan Running Club
Ini dia tips konsisten lari dari teman kumparan Running Club berdasarkan pengalaman mereka selama menekuni olahraga tersebut.
1. Buat jadwal lari
Menurut teman kumparan Andi Pratama, kunci konsisten lari ada di penentuan jadwal. Tetapkan hari tertentu sebagai hari berlari. Dengan begitu, tubuh akan terbiasa menjalani ritme tersebut, dan mendorongmu untuk nggak malas-malasan.
“Saya selalu coba meluangkan waktu lari di hari Selasa, Kamis, dan Sabtu sore. Dengan begitu, tubuh jadi terbiasa dan terasa ada yang kurang kalau sampai skip,” ucap Andi.
2. Lari bareng teman
Kalau kamu kesulitan konsisten saat lari sendirian, cobalah ajak teman seperti yang dilakukan Siti Lestari. Menurutnya, punya teman lari bisa menjaga motivasi karena akan ada orang yang mengajak dan mengingatkan untuk nggak malas-malasan.
“Saya lebih suka lari bareng teman. Kalau sendirian, kadang suka nunda. Tapi kalau ada partner lari, kita bisa saling ngingetin. Kadang malah jadi ajang ngobrol juga, jadi olahraga terasa lebih ringan,” tutur Siti.
3. Coba rute lari baru
Siti juga menyarankan untuk mencoba jelajahi rute baru. Pilih tempat yang ramah untuk pelari atau penuh pemandangan menarik agar nggak merasa jenuh.
“Saya pernah mencoba lari di rute yang baru, misalnya di area car free day atau stadion. Sensasinya beda karena suasana lebih hidup,” ungkapnya.
4. Tetapkan target yang realistis
Menurut teman kumparan Rina Salsabila, terkadang hal yang bikin pelari jadi malas adalah target yang muluk-muluk di awal. Karena itu, cobalah untuk buat target kecil dan realistis agar lebih mudah dicapai dan bisa boost semangat.
“Saya mulai dari target kecil, misalnya lari 2 km, lalu meningkat jadi 3 km, dan seterusnya. Kalau target terlalu besar, biasanya gampang patah semangat,” kata Rina.
5. Beri self reward
Sesekali, berikan hadiah untuk mengapresiasi dirimu sendiri apabila mencapai target lari. Menurut Rina, cara sederhana ini efektif bikin tetap termotivasi lari dan lebih semangat menyelesaikan target-target berikutnya.
“Setelah berhasil capai target, misalnya 5 km tanpa berhenti, saya kasih hadiah kecil buat diri sendiri, seperti minum kopi favorit atau beli pakaian olahraga baru. Itu bikin saya merasa dihargai dan lebih bersemangat untuk lanjut konsisten,” ucapnya.
Jangan ketinggalan info event Fun Run! Gabung komunitas teman kumparan Running Club sekarang http://kum.pr/running
