Tantangan Memilih Daycare untuk Si Kecil Menurut teman kumparanMOM

teman kumparan

teman kumparanverified-green

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi balita dititipkan di daycare. Foto: MIA Studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi balita dititipkan di daycare. Foto: MIA Studio/Shutterstock

Belakangan ini, banyak ibu yang merasa khawatir untuk menitipkan anak di daycare. Perasaan tersebut sangat wajar mengingat banyaknya kasus kekerasan anak yang marak terjadi di beberapa daerah.

Daycare yang seharusnya menjadi tempat untuk melindungi sekaligus menstimulasi kemampuan sensorik dan sosial di kecil, tapi malah kurang aman disinggahi. Maka, Mama perlu berhati-hati dalam menentukab daycare yang tepat.

Member teman kumparanMOM sendiri mengaku kerap menjumpai sejumlah tantangan ketika memilih daycare. Namun mereka menyadari bahwa tantangan tersebut merupakan hal yang wajar dan bisa diatasi.

Misalnya Mom Daiva yang pernah mengalami pengalaman buruk saat menitipkan anaknya di daycare. Beberapa teman anaknya nakal dan suka memukul, sehingga membuat si kecil merasa tidak nyaman.

Ilustrasi balita dititipkan di daycare. Foto: Anutr Yossundara/shutterstock

“Meski pengasuh dan miss-nya baik, tapi ada beberapa teman anakku yang suka memukul. Jadi, sedikit membuat anakku merasa tidak nyaman,” kata Mom Daiva kepada kumparan.

Selain faktor teman, kenyamanan anak di daycare juga bisa dipengaruhi oleh perlakuan pengasuh hingga kebersihan tempat penitipan. Yuk, simak cerita dari teman kumparanMOM lainnya berikut ini.

Tantangan Memilih Daycare Menurut Member teman kumparanMOM

Ilustrasi anak-anak sedang beraktivitas di daycare Foto: Shutter Stock

Ada Mom Elsa yang sudah menitipkan anaknya di daycare sejak usia 6 bulan. Menurutnya, tantangan terbesar yang dialaminya ialah harus memastikan anak merasa aman dan nyaman di daycare.

Jadi, ia pun memutuskan untuk memilih daycare yang dikelola langsung oleh orang terdekat atau terpercaya. Dengan begitu, ia bisa mengawasinya secara berkala.

“Kekhawatiran selalu ada, terutama soal kebersihan dan perlakuan pengasuh daycare kepada anakku. Tapi bisa diminimalisir dengan memilih daycare terpercaya,” timpal Mom Elsa.

Keluhan serupa disampaikan oleh Mom Ariana yang kesulitan memilih lokasi daycare yang sesuai. Ia ingin mencari daycare yang mudah diakses oleh anggota keluarga lainnya.

Sebagai ibu bekerja, Mom Ariana membutuhkan bantuan dari orang-orang terdekatnya. Jadi, ia bisa menyeimbangkan perannya sebagai karyawan sekaligus ibu.

Suasana Workshop Nuvo Family Splash Art pada hari kedua Festival Hari Anak 2024 di Taman Anggrek, Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (28/7/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Tantangan lainnya yang dihadapi Mom Ariana yaitu menentukan daycare yang aman dan nyaman. Katanya, “Memastikan bahwa pelayanan di daycare tersebut aman dan nyaman untuk si kecil itu cukup sulit. Jadi, butuh banyak persiapan sebelum memilih yang tepat.”

Memang nggak mudah ya Moms memilih daycare yang pas di hati. Jadi, Moms sebaiknya survei secara langsung ke beberapa tempat dan kalau bisa trial terlebih dahulu untuk memastikan daycare tersebut aman untuk si kecil.