Tips Bujuk Suami yang Lagi Ngambek ala teman kumparanMOM

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!
·waktu baca 3 menit

Keharmonisan dalam rumah tangga bisa dibentuk dengan terjalinnya komunikasi yang baik dengan suami. Ketika suami menjadi lebih sensitif dan mudah marah, Mama bisa membujuknya agar mau mengobrol lagi.
Dijelaskan dalam laman Good Therapy, amarah yang dibiarkan bisa menyebabkan keretakan dalam hubungan. Apalagi jika suami terus-terusan memendam perasaannya dan enggan mengomunikasikannya kepada istri.
Menurut para ahli, istri harus memvalidasi perasaan suami ketika ia marah. Jadi, suami akan merasa lebih tenang dan mampu meredam emosinya.
Tapi, masih ada cara lain yang bisa istri lakukan untuk membujuk suami yang ngambek seperti yang dibagikan sejumlah member teman kumparanMOM berikut, nih Moms.
Tips Bujuk Suami yang Lagi Ngambek ala teman kumparanMOM
Ada Nurul Imani yang katanya kalau lagi marahan dengan suami, sama-sama butuh waktu untuk menenangkan diri tapi tetap di dalam rumah. Setelah emosi mereda, barulah mereka akan mengobrol lagi.
“Saat lagi menenangkan diri, usahakan aku dan suami tetap berada di dalam rumah. Jadi nggak boleh ada yang pergi jauh, apalagi tanpa ngabarin sedikit pun,” imbuh Nurul ketika diwawancarai.
Nggak hanya Nurul, ada juga member teman kumparanMOM lainnya yang membagikan tips serupa berikut ini:
1. Usahakan tidak bertengkar di depan anak
Saat suami marah atau ngambek, biasanya emosinya cenderung tidak stabil. Jadi, ia lebih sensitif dan mudah meledak-ledak. Maka, usahakan jangan sampai bertengkar hebat, apalagi di depan anak-anak.
Mom Orin Pramesi sepakat dengan hal tersebut. Katanya, “Gak boleh berantem di depan anak. Jadi berantemnya via WhatsApp. Padahal kita satu lokasi. Alhamdulillah sampai sekarang anak mengira orang tuanya nggak pernah berantem.”
2. Ajak suami jalan-jalan
Kalau suami sedang marah karena hal spele, Mama bisa coba menyenangkan hatinya dengan mengajak dia jalan-jalan. Sebagai opsi lain, Mama juga bisa ajak suami pergi ke restoran atau tempat makan kesukaannya.
Hal ini yang biasa dilakukan oleh Orins, member teman kumparanMOM. Kepada kumparan, ia mengaku sering mengajak suami makan bareng atau sekadar shopping ke mall.
“Simpel min, kalau aku biasanya ajak suami jajan makan mie ayam sama shopping,” imbuh Orins.
3. Gunakan Sentuhan Fisik yang Lembut
Terkadang, kata-kata saja tidak cukup untuk meredakan emosi suami. Cobalah untuk mendekati suami dan berikan dia pelukan hangat atau sentuhan lembut. Sentuhan fisik ini bisa menjadi cara yang efektif untuk menyampaikan kepedulian.
4. Ciptakan Suasana yang Menenangkan
Jika suami sedang marah, cobalah menciptakan suasana yang lebih rileks di rumah. Misalnya dengan mematikan TV atau gadget, nyalakan lilin aromaterapi, atau putar musik yang menenangkan. Lingkungan yang tenang bisa membantu meredakan ketegangan dan membuat suami lebih mudah diajak berbicara.
