Tips Lari di Public Space versi teman kumparanWOMAN

teman kumparan

teman kumparanverified-green

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Wanita Berlari. Foto: BongkarnGraphic/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Wanita Berlari. Foto: BongkarnGraphic/Shutterstock

Banyak pelari memanfaatkan jalanan umum untuk mendukung rutinitas olahraga mereka. Selain lebih praktis dan mudah diakses, lari di ruang terbuka juga bisa jadi momen untuk refreshing sambil menikmati suasana sekitar.

Meski menyenangkan, lari di area publik tetap membutuhkan kewaspadaan ekstra. Mengingat padatnya kendaraan dan mobilitas masyarakat di sekitar, para pelari perlu lebih aware dengan kondisi lingkungan saat berolahraga.

Terlebih bagi perempuan, lari di tempat terbuka kadang juga menghadirkan rasa khawatir tersendiri. Risiko seperti catcalling, hingga tindak kriminal, masih jadi hal yang cukup sering dialami saat berolahraga di public space.

Bahkan, berdasarkan survei Adidas terhadap 9.000 pelari di sembilan negara, sebanyak 92 persen perempuan mengaku pernah merasa khawatir soal keselamatan mereka saat berlari. Nah, supaya aktivitas lari tetap terasa aman dan nyaman, yuk simak sejumlah tips dari teman kumparanWOMAN berikut ini!

Tips Lari di Public Space

Ilustrasi Lari di Public Space. Foto: Shutterstock

Salah satu member teman kumparanWOMAN, Dian, mengatakan bahwa hal paling penting saat lari di public space adalah memastikan area yang dilewati aman dan nggak mengganggu pengguna jalan lainnya.

Selain itu, Dian juga selalu memastikan perlengkapan larinya sudah siap. “Ada beberapa barang yang selalu dibawa saat lari, kayak tas pinggang buat simpan HP, kartu, uang, sama kunci. Terus topi, HP untuk konten, botol minum soft flask, dan headset buat dengerin lagu,” tuturnya.

Untuk menghindari hal-hal yang nggak diinginkan, Dian juga cukup memperhatikan outfit yang dikenakan. Biasanya ia memilih pakaian yang nyaman, nggak terlalu ketat, serta memakai bawahan dengan tambahan penutup seperti rok agar lebih percaya diri saat berlari.

Ilustrasi Wanita Berlari. Foto: metamorworks/Shutterstock

Di sisi lain, teman kumparanWOMAN Yuni (35), juga membagikan beberapa tips sederhana agar aktivitas lari di area terbuka lebih terasa tenang. Berikut di antaranya:

  • Pakai outfit yang nyaman dan sesuai dengan style kamu sendiri.

  • Pilih waktu olahraga yang dirasa paling aman dan nyaman, misalnya pagi hari.

  • Cari tempat olahraga yang ramai. Adapun tempat favorit Yuni biasanya di kawasan kampus Universitas Indonesia, taman kota, atau lapangan olahraga dekat rumah.

  • Bawa perlengkapan pendukung seperti topi, kacamata hitam, botol minum, dan smartwatch untuk memantau aktivitas olahraga.

Untuk menjaga dirinya tetap aman, Yuni biasanya memilih rute yang terang dan ramai. Kalau ada catcalling atau gangguan dari orang lain, ia memilih untuk mengabaikannya dan tetap fokus berlari.

Tips terakhir datang dari teman kumparanWOMAN Indah. Menurutnya, sebisa mungkin hindari lari terlalu subuh atau memilih tempat yang sepi. Kalaupun ingin olahraga lebih pagi, ia biasanya memilih area yang memang ramai dan sering dipakai untuk aktivitas olahraga, seperti kawasan Car Free Day (CFD).

Temukan beragam cerita istimewa dari ribuan perempuan hebat lainnya, gabung komunitas teman kumparanWOMAN di kum.pr/tkwoman1