Tips Membagi Waktu Kuliah Sambil Kerja ala teman kumparan

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!
·waktu baca 3 menit

Di tengah dunia kerja yang semakin kompetitif, gelar sarjana bisa menjadi bekal untuk membuka peluang karier yang lebih luas. Nggak heran, banyak karyawan memutuskan untuk upgrade diri dengan melanjutkan kuliah sambil tetap bekerja.
Meski begitu, menjalani dua tanggung jawab sekaligus bukanlah hal yang mudah. Salah satu tantangan yang kerap dihadapi adalah mengatur waktu dengan baik.
Agar keduanya bisa berjalan seimbang, diperlukan strategi yang tepat dalam membagi waktu antara pekerjaan, kuliah, dan kehidupan pribadi. Ingin tahu bagaimana cara mengatur waktunya agar tetap produktif dan nggak kewalahan? Yuk, simak tips dari kumparan berikut ini!
Tips Mengatur Waktu Kuliah Sambil Kerja ala teman kumparan
Tips pertama datang dari teman kumparan Hana (22). Menurutnya, tantangan paling berat selama menjalani kuliah sambil bekerja adalah menyelesaikan tugas perkuliahan. Agar lebih fleksibel dalam membagi waktu, ia pun memilih kelas karyawan.
Nah, agar kuliah dan kerja bisa berjalan seimbang, Hana membagikan beberapa kebiasaan yang ia terapkan sehari-hari, di antaranya:
Memisahkan urusan kuliah dan pekerjaan.
Mengerjakan tugas sesegera mungkin. Jika mendapat tugas kuliah, sebaiknya langsung dikerjakan biar nggak menumpuk dan menjadi beban.
Hana juga menyempatkan diri mengerjakan tugas sedikit demi sedikit sebelum tidur supaya pekerjaannya lebih ringan.
Selain mengatur waktu, Hana berpesan agar siapa pun yang ingin menjalani kuliah sambil bekerja harus memantapkan niat sejak awal. Sebab, menjalani dua tanggung jawab sekaligus membutuhkan komitmen dan kesiapan.
“Niatnya dimantepin yaa, Dek. Karena kalau niat masih setengah-setengah, jujur beraaat,” ujar Hana.
Hal serupa juga dirasakan teman kumparan Adryan (23). Ia mengaku terkadang merasa jenuh dengan rutinitas sehari-hari, tetapi tetap berusaha menjaga semangat agar keduanya bisa berjalan beriringan.
Untuk membagi waktu, Adryan biasanya menetapkan skala prioritas sesuai dengan jadwal kegiatannya. Ia berusaha fokus bekerja pada pagi hari dan meluangkan waktu pada malam hari untuk mengerjakan tugas kuliah.
Ketika merasa lelah setelah beraktivitas seharian, Adryan juga kerap kali memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantunya belajar.
“Kadang aku gunain AI buat bantu belajar aku. Karena menurutku AI boleh-boleh aja, asal ngerti dengan materinya dan aku cek lagi benar enggak jawabannya,” ungkap Adryan.
Sementara itu, teman kumparan Kamil (23) mengaku kesulitan membagi waktu dan energi, terutama ketika deadline tugas kuliah berdekatan dengan pekerjaan kantor. Karena itu, ia berusaha menentukan prioritas agar semua tanggung jawab bisa diselesaikan dengan baik tanpa mengalami burnout.
Seperti dijelaskan dalam laman Professional Alternatives, menentukan prioritas pekerjaan dapat membantu mengurangi dampak negatif burnout atau kelelahan fisik dan mental akibat tekanan berkepanjangan.
Bagi kamu yang berencana kuliah sambil kerja, Kamil menyarankan beberapa hal yang perlu dipersiapkan sejak awal, yaitu:
Tentukan tujuan kuliah. Pahami alasan kamu melanjutkan pendidikan agar tetap termotivasi saat menghadapi tantangan.
Atur waktu dengan baik. Buat jadwal yang seimbang untuk bekerja, kuliah, mengerjakan tugas, dan beristirahat.
Siap dengan tanggung jawab ganda. Pastikan kamu siap berkomitmen menjalani pekerjaan sekaligus menyelesaikan kuliah.
Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan
