Trash Ranger Indonesia Buktikan Peran Vital dalam Plogging Rekosistem x Andien

teman kumparan

teman kumparanverified-green

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kegiatan Rekosistem x Andien – Plogging Road to Konser Suarasmara pada Minggu (2/11) di kawasan CFD, Jakarta Pusat. Foto: Dok. istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan Rekosistem x Andien – Plogging Road to Konser Suarasmara pada Minggu (2/11) di kawasan CFD, Jakarta Pusat. Foto: Dok. istimewa

Trash Ranger Indonesia membuktikan peran vitalnya sebagai fasilitator lapangan dalam kegiatan “Rekosistem x Andien – Plogging Road to Konser Suarasmara” pada Minggu (2/11) di kawasan CFD, Jakarta Pusat. Sebanyak 18 fasilitator terjun langsung memastikan seluruh rangkaian jogging sambil memungut sampah ini berjalan mulus.

“Fasilitator wajib standby pukul 05.00 WIB di Bundaran HI. Tidak ada toleransi untuk keterlambatan,” demikian bunyi salah satu poin dalam Terms of Reference untuk fasilitator.

Kedisiplinan ini terpampang nyata pagi itu. Sebelum peserta berdatangan, mereka sudah siap dengan atribut lengkap kaos Rekosistem, sarung tangan, trash bag, dan sign board. Mereka juga sudah membagi tugas sesuai kelompok yang telah ditetapkan, termasuk kelompok VVIP yang beranggotakan penyanyi Andien Aisyah dan tim inti.

Kegiatan Rekosistem x Andien – Plogging Road to Konser Suarasmara pada Minggu (2/11) di kawasan CFD, Jakarta Pusat. Foto: Dok. istimewa

Sejak pagi buta, panitia sudah siaga menyambut kedatangan para peserta plogging di Bundaran HI. Acara dibuka secara resmi oleh Andien bersama perwakilan Rekosistem. Dilanjutkan dengan sesi briefing dari tim Trash Ranger setelah pembagian alat clean up.

Sebelum memulai aksi, seluruh peserta melakukan sesi foto bersama di Bundaran HI, dan Andien menyempatkan diri untuk melayani sesi wawancara dengan media. Penyanyi 40 tahun itu menjelaskan bahwa kegiatan plogging ini terhubung dengan konsernya mendatang.

"Nanti akan ada karbon offsetting juga. Daya yang dikeluarkan saat konser akan di-offset," jelas Andien.

Ia menambahkan bahwa sebagian keuntungan tiket akan dialokasikan untuk Sekolah Percaya, sebuah sekolah gratis bagi anak-anak pemulung. Selanjutnya, Andien mengutarakan harapannya terhadap acara plogging ini.

Kegiatan Rekosistem x Andien – Plogging Road to Konser Suarasmara pada Minggu (2/11) di kawasan CFD, Jakarta Pusat. Foto: Dok. istimewa

"Aku berharap semoga plogging ini bisa berjalan dengan lancar, selancar persiapan konser 'Suarasmara' tanggal 15 November 2025," ungkapnya.

Usai pembagian alat dan briefing dari Trash Ranger Indonesia, aksi plogging dimulai. Seluruh peserta bersemangat jogging dan aktif memungut sampah, serta berinteraksi satu sama lain.

“Fasilitator sangat membantu, mereka mengarahkan kita untuk mengambil sampah yang aman dan tidak membahayakan,” tutur salah satu peserta.

Momen puncak adalah ketika seluruh peserta membentuk formasi memanjang sambil mengangkat sign board yang membentuk kata SUARASMARA. Pemandangan ini tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat pesan.

Setibanya di tujuan akhir, yakni Waste Station Rekosistem di Dukuh Atas, sampah yang terkumpul segera ditimbang. Fasilitator Trash Ranger Indonesia bertugas memastikan timbangan tercatat dengan benar.

Kegiatan Rekosistem x Andien – Plogging Road to Konser Suarasmara pada Minggu (2/11) di kawasan CFD, Jakarta Pusat. Foto: Dok. istimewa

“Total sampah yang berhasil dikumpulkan hari ini signifikan. Ini membuktikan bahwa plogging adalah aktivitas yang konkret,” ujar Angga dari Rekosistem.

Acara berakhir pukul 08.10 dengan foto bersama dan pembubaran peserta. “Senang sekali bisa terlibat. Trash Ranger Indonesia sangat profesional, pendampingannya membuat acara aman dan tertib,” puji Andien usai acara.

Kolaborasi antara passion, teknologi, dan dedikasi ini menunjukkan bahwa gerakan peduli lingkungan tidak harus berjalan sendiri-sendiri. Dengan dukungan Trash Ranger Indonesia sebagai ujung tombak lapangan, Rekosistem sebagai pengelola sampah yang andal, dan Andien sebagai penggerak massa, aksi plogging ini menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat bisa “Menuju Ekosistem yang Lestari”.

Nikmati serunya sharing hal-hal seru dengan ribuan teman baru di komunitas teman kumparan. Klik kum.pr/temankumparan