Virgin Runner Wajib Tahu! Ini Tips Half Marathon dari teman kumparan

Ayo gabung ke komunitas teman kumparan!
·waktu baca 3 menit

Popularitas event lari terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Dari fun run hingga maraton, banyak orang mulai menjadikan olahraga ini sebagai cara menjaga kebugaran sekaligus menantang diri sendiri.
Salah satu kategori yang cukup diminati adalah half marathon, yaitu lomba lari dengan jarak 21,1 kilometer atau setengah dari jarak maraton penuh. Meski terdengar lebih ringan dibanding maraton, half marathon tetap membutuhkan persiapan yang matang, lho.
Apalagi jika ini merupakan pengalaman pertama mengikuti race, atau yang dalam dunia lari sering disebut sebagai virgin runner. Tantangannya tentu akan terasa lebih besar.
Agar bisa menyelesaikan lomba dengan nyaman dan terhindar dari cedera, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Nah, jika kamu berencana menjajal half marathon untuk pertama kalinya, simak sejumlah tips dari teman kumparan di bawah ini!
Tips Half Marathon untuk Virgin Runner
Menurut teman kumparan Jefri (29), persiapan paling penting sebelum mengikuti half marathon adalah membangun mental yang kuat. Sebab, mental yang baik dapat membantu pelari tetap tenang dan terhindar dari risiko Did Not Finish (DNF).
Selain kesiapan mental, Jefri juga menekankan pentingnya latihan yang konsisten. "Harus konsisten latihan. Paling tidak latihan 2 kali easy run, 1 kali long run, dan 1 kali strength training dalam 1 minggu," katanya.
Saat race day tiba, ia menyarankan agar pelari nggak memulai lomba dengan tempo yang terlalu cepat karena dapat menguras tenaga di awal. Selain itu, pelari juga nggak perlu memaksakan diri mengikuti pace orang lain dan lebih baik fokus pada kemampuan masing-masing.
Senada dengan Jefri, teman kumparan Thoriq Luqmansyah (25) mengatakan bahwa persiapan fisik dan mental menjadi hal yang patut diperhatikan sebelum mengikuti half marathon. Tujuannya agar tubuh berada dalam kondisi prima saat hari perlombaan.
Untuk mencapai kondisi tersebut, Thoriq biasanya rutin menjalani latihan endurance dan speed. Menurut laman World Athletics, latihan endurance berguna untuk membangun stamina saat menempuh jarak jauh, sementara latihan speed dapat meningkatkan kecepatan dan menjaga performa selama berlari.
Nggak cuma fokus pada sesi latihan, teman kumparan asal Jakarta Pusat ini juga selalu berusaha untuk istirahat yang cukup. Menurutnya, istirahat merupakan salah satu kunci agar bisa tampil maksimal saat race day.
"Karena jika kurang istirahat, kondisi tubuh pun tidak akan maksimal ketika race day," ujarnya.
Thoriq juga mengingatkan bahwa half marathon lebih menuntut daya tahan dan stamina yang baik. Karena itu, jangan hanya berfokus pada target pace atau latihan speed saja, ya.
Tips terakhir datang dari teman kumparan Donny Argadinata Wijaya (34). Agar lebih siap menghadapi half marathon, ia biasanya meningkatkan weekly mileage secara bertahap dan rutin melakukan strength training.
Selain latihan fisik, Donny juga memastikan waktu tidurnya cukup serta melakukan carbo loading menjelang perlombaan. Carbo loading merupakan strategi untuk meningkatkan cadangan glikogen dalam tubuh.
Dengan begitu, pelari memiliki energi yang cukup untuk menunjang aktivitas fisik berdurasi panjang, termasuk saat menempuh jarak half marathon.
Jangan ketinggalan info event Fun Run! Gabung komunitas teman kumparan Running Club sekarang http://kum.pr/running
