Belajar Mencatat, Pengurus KDMP Werianggi-Werabur Menata Keuangan

#KoperasiKuatKitongHebat
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tim 1 KT Werianggi-Werabur UI Ekspedisi Patriot 2026 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

WERIANGGI, Teluk Wondama — Sebanyak 10 pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kampung Werianggi dan Kampung Werabur mengikuti pelatihan pencatatan dan pembukuan keuangan di SD YPK Werianggi, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, pada 26 September 2026.
Kegiatan yang diikuti masing-masing lima pengurus dari kedua kampung tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelatihan dan workshop yang diselenggarakan Tim 1 Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia (UI) 2026.
Materi pelatihan disampaikan oleh Muhammad Hafidz Faqih Sari Putra, Kepala Seksi Pengembangan dan Pengelolaan Data Aplikasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Teluk Wondama. Materi berfokus pada dasar-dasar pencatatan transaksi serta pembukuan pemasukan dan pengeluaran koperasi.
Para pengurus diperkenalkan pada cara mencatat transaksi secara sistematis agar setiap aktivitas keuangan koperasi memiliki dokumentasi yang jelas. Pencatatan tersebut juga dapat membantu pengurus memantau arus keuangan dan mengetahui kondisi keuangan koperasi secara lebih teratur.
Selain teknik pencatatan, pelatihan menekankan pentingnya konsistensi dalam melakukan pembukuan. Pengurus didorong untuk menjadikan pencatatan sebagai bagian dari aktivitas rutin koperasi, bukan sekadar kegiatan administratif.
Bagi koperasi yang sedang membangun sistem pengelolaan di tingkat kampung, pembukuan menjadi salah satu dasar untuk memastikan transaksi dapat ditelusuri dan informasi keuangan tersedia ketika dibutuhkan. Data tersebut juga dapat menjadi bahan pertimbangan pengurus dalam mengelola kegiatan koperasi.
Tim 1 Ekspedisi Patriot UI 2026 dipimpin oleh Agung Nugroho, dengan anggota Fakhri Reza, Fotuho Febrianus Zega, Muhammad Afif Ardiyawan, Muhammad Gufie Trio Nanda, dan Muhammad Husni.
Melalui pelatihan ini, para pengurus KDMP Werianggi dan Werabur memperoleh pengetahuan praktis mengenai pencatatan dan pembukuan keuangan yang dapat diterapkan dalam operasional koperasi sehari-hari. Penguatan kemampuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun administrasi koperasi yang lebih tertib dan terdokumentasi.
