Tempat Wisata De Locomotief dan Spot Foto Uniknya

Profesi saya adalah sebagai mahasiswa di Universitas Bina Nusantara.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Teresa Avilla tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sudah menjadi fakta umum bagi kita bahwa Pulau Bangka sangat terkenal dengan pantainya. Salah satu pantai yang sangat digemari oleh pendatang maupun masyarakat setempat adalah De Locomotief.
Tempat wisata ini mulai di buka dari jam delapan pagi hingga sepuluh malam yang dibanderol dengan harga sepuluh ribu per orang. Lokasinya terletak di Jalan Laut, Kampung pasir, Sinar Baru, Sungai Liat, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Tempat wisata ini juga sangat strategis karena bertepatan di sebelah Pantai Tongaci. Jadi, kamu bisa menikmati suasana pantai Tongaci dan mencoba berbagai spot foto instagramable yang disediakan oleh De Locomotief.
Wisata ini mulai berkembang sejak tahun 2015 dan terkenal karena memiliki berbagai spot foto yang menarik perhatian. Ketika kita memasuki area tersebut, kita akan disambut dengan puluhan payung yang berwarna-warni di atas kita serta dihiasi dengan lampu-lampu kecil yang mungkin tidak akan kamu temukan di tempat lain. Sangat unik bukan?
De Locomotief tidak hanya terkenal dengan payungnya saja. Tempat wisata ini juga memiliki Museum Garuda yang berisi koleksi barang antik, seperti alat musik, alat perang, kendaraan kuno, dan lainnya. Jika kamu kesana, jangan menyentuh dan memotret barang secara asal ya, karena ada aturannya. De Locomotief juga menjual berbagai benda antik yang cocok untuk kamu yang suka mengoleksi barang antik, seperti giok, logam, patung, piring, dan barang antik lainnya.
Tidak mau kalah, galeri seni De Locomotief pun penuh dengan berbagai lukisan lama, seperti lukisan para pahlawan. Kemudian, terdapat satu kawasan di De Locomotief yang berisikan patung tentara China yang dinamakan sebagai Terracota Army, lalu ada juga berbagai ornamen di sana seperti animal park. Jika kamu ingin tampil dengan penampilan yang lebih keren, tentu saja De Locomotief memiliki solusinya. Di sana, terdapat toko yang memiliki jasa untuk menyewakan kostum carnaval yang dibanderol dengan harga seratus lima puluh ribu per jam.
Kamu juga dapat melihat penangkaran penyu yang dapat dikunjungi secara gratis tanpa dipungut biaya apapun. Akan tetapi, jangan memberi makan para penyu ya teman-teman karena dapat mengancam nyawa mereka.
Jika kamu ingin merasakan sesuatu yang menantang, tenang saja, karena De Locomotief sudah mempersiapkan semuanya dengan matang. Kamu bisa mengunjungi Pantai Tongaci yang terletak di sebelahnya dan melakukan berbagai water sport, seperti diving, banana boat, parimanta, jetski, dan lainnya.
Oh iya, teman-teman tidak perlu takut kelaparan juga karena di sini tersedia berbagai makanan, dari makanan ringan hingga berat.
