The Medium, Film Horor dari Negara Thailand yang Membuat Bulu Kuduk Merinding!

Profesi saya adalah sebagai mahasiswa di Universitas Bina Nusantara.
Tulisan dari Teresa Avilla tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penantian kita menunggu film The Medium telah terbayar. Film ini berhasil viral di media sosial, seperti TikTok, Instagram, dan lainnya. Ia berhasil memberi berbagai pertanyaan bagi para penonton setelah menonton film tersebut, bahkan beberapa merasakan after effect menonton film ini karena terdapat beberapa adegan yang terlalu ekstrim untuk ditayangkan.
Film ini adalah salah satu film yang dinantikan karena film ini adalah hasil kolaborasi Na Hong-jin sebagai produser dan Banjong Pisanthanakun sebagai penulis naskah The Medium. Mereka adalah sutradara dari film The Wailing dan Shutter. The Medium merupakan film horor ala-ala dokumenter. Salah satunya terlihat dari pengambilan gambar yang tidak stabil saat perekaman (banyak getaran). Kisah ini berfokus pada cerita seorang dukun di Thailand, yakni Nim.
Diawali dari kepercayaan warga setempat bahwa Nim adalah perantara roh Bayan, penjaga Isan di negara Thailand. Masalah pun mulai muncul ketika Ming, keponakan Nim menunjukkan tanda-tanda bahwa ia adalah calon penerus Nim nantinya. Oleh karena itu, para dokumenter tertarik dengan proses pewarisan keturunan keluarga Nim. Masalah semakin kompleks karena Nim perlahan menyadari bahwa tanda yang dialami oleh Nim bukan dari roh Bayan. Ia menemukan keanehan seperti hobinya menyimpan barang kotor.
Kru dokumenter pun memfokuskan pada keseharian Ming. Mereka mengikuti dari awal ia bangun hingga pulang kantor. Keanehan semakin ditemukan karena ia sering tidak menyadari hal yang ia lakukan. Ia juga sering menjadi orang lain seperti bukan dirinya, alias kerasukan. Singkat cerita, keadaan Ming semakin tidak wajar. Terlihat dari fisiknya yang kerap melemah, seperti muka pucat, tidak bertenaga, tidak mau makan, dan lainnya.
Kejadian aneh tetap terjadi, setiap pagi keadaan rumah selalu berantakan. Tim dokumenter pun meminta izin ke orang tua Ming untuk merekam berbagai sisi di rumah untuk melihat siapa yang melakukan hal ini. Ketegangan pun semakin ekstrim karena itu adalah ulah Ming. Ia bergelagat layaknya binatang. Bahkan, ia juga merebus anjing kesayangannya karena ia berisik. Akhirnya, karena Nim sendiri mengetahui Ming perlu bantuan khusus, maka ia mengajak temannya untuk melakukan ritual misterius. Ritual tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama dalam mempersiapkan beberapa benda untuk digunakan saat ritual kelak. Naasnya, sehari sebelum ritual, Nim ditemukan meninggal di rumahnya. Akan tetapi, temannya menegaskan pada orang tua Nim bahwa ritual akan tetap dijalankan. Masalah fatal terjadi pada saat hari ritual, ada perjanjian yang dilanggar. Pintu kamar Ming dibuka sebelum ritual tersebut selesai. Oleh karena itu, ritual misterius gagal total dan menewaskan semua orang, baik tim dokumenter, maupun keluarga Nim.
Terlihat dari sini, bahwa Banjong ingin memberi kesan terakhir film yang tidak biasa. Ia menggunakan ritual misterius yang mengakibatkan banyak adegan darah, seperti pembunuhan, pembakaran, dan lainnya. Ketika kita memikirkannya kembali, film The Medium adalah film horror yang dapat diterima oleh kita. Baik dari latar tempat serta kepercayaan yang ditunjukkan, masih sering ditemukan di negara Indonesia.
Saya pun wawancara tiga orang untuk menanyakan seputar film ini, mereka pun setuju bahwa film ini adalah film yang menarik, dari segi alur, penokohan, penghayatan, pengambilan audio visual, dan lainnya. Film ini sesuai dengan budaya Indonesia karena beberapa budaya Indonesia masih mengakui ritual khusus dalam praktik kebudayaannya. Mereka juga telah merekomendasikan film ini ke temannya karena film ini lumayan menarik dibandingkan film horor lainnya. Salah satu faktornya karena film ini didesain sedemikian rupa layaknya film dokumenter, dimana kejadian tersebut seperti nyata. Seperti tim kameramen yang ikut memainkan dan terlibat sebagai peran penting di film tersebut.
WAWANCARA : https://drive.google.com/drive/folders/1fPZckikO6pUh3g68T7K2B3p7nhbnxHh-?usp=sharing
REFERENSI
Pisanthanakun, B. (2021, November 10). IMDb. Retrieved from https://www.imdb.com/: https://www.imdb.com/title/tt13446168/
