Kapolri Berikan Pin Emas untuk Polisi Penangkap Bandar Narkoba Besar

kumparanNEWSverified-green

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolri Jenderal Polisi  Tito Karnavian (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Kapolri Jendera Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada sejumlah polisi yang diangga berjasa memberi citra positif kepada Korps Bhayangkara. Mulai dari tim yang menangkap bandar sabu seberat 1 ton asal Taiwan dan penyelundup ganja seberat 1,8 ton saat musim mudik.

Penghargaan diberikan kepada polisi yang dianggap berjasa, berupa pin emas. Namun, Tito menyebut, dia sempat berpikir untuk memberikan kenaikan pangkat luar biasa.

"Tadinya kalau diberikan kenaikan pangkat luar biasa terlalu banyak, timnya besar, kalau mau diberikan promosi yang lain terlalu banyak juga. Sehingga kami ambil pin emas, tapi tentunya para perwiranya nanti kita berikan atensi khusus apakah promosi atau apa nanti ya," kata Tito usai memberikan penghargaan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/7).

Tito menjelaskan, penghargaan diberikan kepada penangkap bandar dilakukan agar memotivasi polisi lainnya. "Agar perang kepada narkoba lebih serius lagi, memotong supply juga lebih serius lagi. Tadi sudah saya sampaikan kita perlu mengambil tindakan-tindakan yang keras dan tegas kepada jaringan narkoba ini, terutama pengedar utamanya," sebut Tito.

Meski demikian, Tito juga mengingatkan anak buahnya soal semakin berani bandar narkoba. Pasalnya, bandar narkoba berani membawa masuk sabu dengan jumlah sangat besar ke Indonesia. "Menjadi warning bagi kita bahwa narkoba ternyata ini bisa tembus, bayangkan satu ton masuk lewat kapal sampai dengan ke Anyer, mungkin bukan yang pertama oleh karena itu kita tangkap dan kembangkan," ucapnya.