Korban Tewas Kecelakaan Maut Puncak Menjadi 4 Orang

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Kecelakaan di Kawasan Puncak Bogor (Foto: Dok. Istimewa)
zoom-in-whitePerbesar
Kecelakaan di Kawasan Puncak Bogor (Foto: Dok. Istimewa)

Korban tewas akibat tabrakan beruntun di Tanjakan Selarong, Puncak, Jawa Barat, hingga kini berjumlah empat orang. Jumlah korban bertambah setelah satu orang yang mengalami luka berat, Diana Simatupang (24), meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah Ciawi.

"Hingga kini, sudah empat orang menjadi korban," kata Kapolres Bogor, AKBP Dicky Gading Pastika, saat dihubungi kumparan (kumparan.com), Sabtu (22/4) malam.

Dicky menyebutkan korban kecelakaan yang meninggal dunia adalah Okta Riansyah (26), Diana Simatupang (24), Dadang Sulaeman (45) dan Zaenudin (40). Sedangkan korban luka berat berjumlah dua orang yaitu, Aris Ris Beni (16) warga Tangerang dan Saiful Anwar (33) warga Menteng Atas, Jakarta Selatan.

Setelah mengevakuasi korban dan kendaraan yang rusak akibat tabrakan, polisi menetapkan Bambang Hernowo (51), pengemudi Bus HS Transpot sebagai tersangka. Dia diduga lalai saat mengemudikan bus maut itu sehingga menabrak beberapa kendaraan. Polisi juga menyatakan rem Bus HS Transpot tidak berfungsi ketika insiden itu terjadi.

Baca : Kronologi Kecelakaan Maut Akibat Bus Alami Rem Blong di Puncak

Kecelakaan bermula ketika Bus HS Transpot yang dikemudikan Bambang bergerak dari arah Puncak menuju ke arah Gadog. Setiba di Tanjakan Selarong kendaraan hilang kendali.

Bus kemudian bergerak ke kanan jalan dan menabrak mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi B 7401 NDY. Lalu terus bergerak ke kanan dan menabrak sepeda motor Honda Vario bernomor polisi B 4446 SBC. Kemudian Daihatsu Ayla bernomor polisi F 1423 NH, dan sepeda motor Yamaha Vixion ikut tertabrak.

Kendaraan terus bergerak ke kiri jalan menabrak mobil Toyota Avanza warna putih bernomor polisi B 1818 EFB, yang bergerak searah dari arah puncak dan menabrak kendaraan Toyota Rush, lalu menabrak satu Angkot bernomor polisi F 1976 MP, dan mobil Toyota Avanza hitam bernomor polisi F 1851 CD, dengan posisi terakhir di marka jalan ke arah Gadog.

Ada juga beberapa sepeda motor dan mobil yang hanya mengalami kerusakan ringan.