Rumah Sugiarti Kosong Setelah Dipanggil Polisi

Sugiarti alias Arty sudah mengaku order fiktif GoFood yang ditujukan ke Julianto Sudrajat (29) memang ulahnya. Polres Metro Jakarta Timur telah memeriksa Arty.
Dalam pemeriksaan, Arty mengaku motif melakukan perbuatan tersebut karena sakit hati dengan Julianto. Ia menjelaskan, untuk meneror sang mantan kekasih ada dua keponakan bernama Fransiska Hawa dan Rivaldi yang membantunya.
kumparan (kumparan.com), mencoba mendatangi rumah Arty untuk mencoba mengklarifikasi pernyataan tersebut. Pasalnya dalam wawancara pada Minggu (9/7) bulan lalu, Arty membantah order fiktif tersebut.

Namun, saat didatangi siang hari ini, Selasa (1/8), rumah Arty tampak sepi. Tidak ada penghuni rumah yang menyahut saat pintu diketuk, padahal sudah diketuk berkali-kali.
Menurut warga yang berada di dekat rumahnya, rumah itu sudah sepi sejak pagi. "Rumahnya tutup dari tadi pagi, saya sempat ketuk untuk bahas pengajian, tapi tetap tidak dibuka. Biasanya bukan seperti ini," kata warga yang tidak mau disebutkan namanya, di Jalan Kemuning, Utan Kayu, Jakarta Timur, Selasa (1/8).
kumparan juga mencoba untuk menghubungi nomor telepon dari ayah Arty, namun tidak aktif. Begitupun dengan nomor handphone kakaknya Ary, namun tidak diangkat. Begitupun dengan pesan, tidak dibalas.
Berikut video wawancara kumparan dengan Arty tak lama setelah teror GoFood meledak bulan lalu:
