Waspada Dampak Sering Berganti Skincare

The Shonet adalah platform lifestyle untuk perempuan dan millenials di Indonesia. Yuk kenal lebih dekat di theshonet.com
Tulisan dari The Shonet tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Waspada Dampak Sering Berganti Skincare
Hi babes...siapa sih yang ngga mau tampil cakep ? Nyatanya kulit kita perlu perawatan khusus agar menjaga kesehatan dan indahannya, Oleh karena itu selain pola hidup sehat kita juga memerlukan skincare. Perjalanan skincare tiap orang berbeda-beda, belum tentu skincare yang cocok dengan temanmu dapat cocok juga dengan jenis kulitmu. Karena itu kita sering kali berganti-ganti skincare untuk mendapatkan hasil terbaik bagi kulit kita. Tapi taukah kamu dampak negatif karena terlalu sering berganti skincare ?
1. Munculnya Alergi
Hati-hati, terlalu sering berganti skincare bisa memicu munculnya alergi di permukaan kulit. setiap orang memiliki sensitivitas yang berbeda ketika menggunakan skincare terutama bagi kalian yang memiliki jenis kulit sensitive. Jika terjadi ketidakcocokan misalnya saja, muncul gatal-gatal di permukaan kulit atau beberapa lama setelah kamu mengoleskan krim tersebut merasa sedikit gatal, segera hentikan pemakaian. Hal ini bisa terjadi karena salah satu kandungan yang tidak dapat diterima oleh kondisi kulitmu sehingga memunculkan berbagai alergi.
2. Kondisi Kulit Berubah
Biasanya ini terjadi karena beberapa hal, seiring bertambah usia kondisi kulit bisa saja berubah salah satunya karena faktor hormon dan skincare. Skincare yang hasilnya instan itu biasanya akan memiliki efek samping yang berbahaya untuk kulit. Selain itu jika terlalu sering berganti skincare kulit akan menjadi lebih resisten dengan produk skincare. Jadi sebelum gonta-ganti produk skincare, sebaiknya cari tahu dulu kondisi kulitmu sebenarnya.
3. Merusak Kulit Wajah
Jika dalam beganti skincare dan tidak cocok pasti kulit akan mengalami alergi bahkan jerawat. Untuk mengurangi resiko tersebut kamu harus berjeda untuk melihat indikasi efek samping sebelum mencoba skincare yang baru. Adanya ketidakcocokan terhadap produk skin care bisa diakibatkan karena kandungan bahan yang tidak sesuai dengan yang dibutuhkan oleh kulitmu. Selain itu salah satu kebiasaan buruk yang merusak kulit yakni mengabaikan penggunaan sunscreen di dalam dan di luar ruangan. sinar matahari mengandung UVA dan UVB yang berbahaya untuk kulit. UVA ini dapat memicu kerutan, bintik hitam, dan penuaan kulit sedangkan UVB dapat membuat kulit kita belang, kering, dan terbakar.
4. Menghabiskan Banyak Biaya
Berapa banyak dari kita yang tidak segan-segan mengeluarkan uang banyak untuk investasi di skincare. karena Skincare itu harganya mahal, ada yang sampai jutaan rupiah. Kalau kamu selalu punya keinginan untuk ganti skincare, akhirnya jadi beli baru dan beli baru lagi kamu nggak akan bisa menabung. Selain melelahkan, juga menghabiskan waktu padahal skincare pastinya punya kandungan yang sama, tergantung dari brand produk tersebut. Manfaatnya pun sama, asal kamu sabar dengan hasil yang didapat. Karena skincare yang baik membutuhkan cukup waktu agar terserap dan memperbaiki kulit dengan sempurna.
THE SHONET X IG @NINISE_WIJAYA
