Konten dari Pengguna

Strategi Arisan Trans7: Mengubah Konsep Sederhana Menjadi Program Menarik

Tiara Nursabila

Tiara Nursabila

Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Universitas Pamulang

·waktu baca 7 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tiara Nursabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kegiatan arisan ibu-ibu yang dibuat menggunakan Gemini AI.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kegiatan arisan ibu-ibu yang dibuat menggunakan Gemini AI.

Di tengah persaingan program televisi yang semakin ketat, mempertahankan perhatian penonton bukan perkara mudah. Penonton memiliki banyak pilihan hiburan, mulai dari acara televisi lain hingga berbagai konten digital. Karena itu, sebuah program tidak cukup hanya memiliki konsep yang menarik saat pertama kali ditayangkan. Program juga harus mampu mempertahankan daya tariknya dari episode ke episode.

Salah satu program yang menarik untuk melihat bagaimana strategi tersebut diterapkan adalah Arisan di Trans7.

Program yang mulai tayang pada 16 Januari 2023 ini menggabungkan konsep permainan, kuis, kompetisi antartim, dan komedi. Konsep arisan yang sebenarnya sudah sangat dekat dengan kehidupan masyarakat kemudian diubah menjadi sebuah permainan televisi yang melibatkan peserta dan figur publik.

Menariknya, Arisan tidak hanya mengandalkan konsep permainan. Interaksi antara host, kapten tim, dan peserta menjadi bagian penting yang membuat acara terasa hidup.

Lalu, strategi apa yang membuat program ini mampu menarik perhatian penonton?

Mengubah Konsep Sederhana Menjadi Identitas Program

Salah satu kekuatan Arisan terletak pada identitasnya.

Kata “arisan” sudah sangat familiar bagi masyarakat Indonesia. Namun, Trans7 mengubah konsep tersebut menjadi sebuah permainan yang memiliki kompetisi dan hiburan.

Program ini memadukan kuis dengan berbagai permainan serta komedi. Dengan begitu, penonton tidak hanya menunggu siapa yang memperoleh nilai paling tinggi, tetapi juga mengikuti interaksi dan kejadian spontan selama permainan berlangsung.

Menurut saya, strategi ini penting karena sebuah program televisi membutuhkan identitas yang mudah dikenali. Ketika penonton mendengar nama Arisan, mereka tidak hanya mengingat sebuah kuis, tetapi juga format permainan dan suasana komedi yang menjadi ciri acaranya.

Identitas tersebut kemudian menjadi pembeda ketika program harus bersaing dengan tayangan lain.

Bukan Hanya Soal Kuis, tetapi Juga Soal Hiburan

Program kuis biasanya memiliki pola sederhana: peserta mendapatkan pertanyaan, memberikan jawaban, kemudian memperoleh nilai. Namun, Arisan tidak sepenuhnya bergantung pada pola tersebut.

Unsur komedi menjadi bagian yang cukup penting. Host dan peserta dapat membangun interaksi yang membuat permainan tidak terasa kaku. Hal ini membuat penonton dapat menikmati acara meskipun mereka tidak terlalu memperhatikan siapa yang memenangkan permainan.

Penelitian mengenai konten Arisan juga menemukan bahwa program tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan melalui gaya pembawa acara dan interaksi komedi, tetapi juga memasukkan unsur pengetahuan melalui pertanyaan mengenai sejarah, budaya, musik, dan pengetahuan umum. Perpaduan tersebut membuat fungsi hiburan dan permainan berjalan bersama.

Artinya, daya tarik program tidak hanya berasal dari “siapa yang menang?”, tetapi juga dari “apa yang akan terjadi selama permainan berlangsung?”

Pemilihan Host dan Kapten Tim Ikut Membentuk Daya Tarik

Dalam program berbasis permainan, orang-orang yang berada di dalamnya memiliki pengaruh besar terhadap suasana acara.

Host berfungsi mengatur jalannya permainan sekaligus menjadi penghubung antara peserta dan penonton. Sementara itu, kapten tim dari kalangan selebritas dapat memberikan karakter yang berbeda pada setiap tim.

Interaksi tersebut membuat suasana program tidak sepenuhnya dapat diprediksi. Karakter masing-masing orang dapat menghasilkan respons dan candaan yang berbeda.

Inilah yang membuat elemen manusia menjadi penting dalam program hiburan. Permainannya mungkin memiliki aturan, tetapi reaksi orang-orang di dalam permainan dapat menghasilkan momen yang berbeda pada setiap episode.

Dengan kata lain, formatnya tetap, tetapi pengalaman menontonnya dapat berubah.

Rating Bukan Datang dari Satu Strategi

Keberhasilan sebuah program televisi tidak bisa hanya dikaitkan dengan satu faktor. Rating dipengaruhi oleh berbagai hal, seperti konsep program, waktu tayang, persaingan di slot yang sama, karakter audiens, promosi, serta kualitas dan konsistensi tayangan.

Dalam sebuah penelitian mengenai strategi branding Arisan, program tersebut disebut memperoleh average share 11,8% berdasarkan Nielsen Data 11 Kota, Channel Share, periode 1–18 Januari 2024, untuk target audience Upmid 1. Data tersebut dikutip dari unggahan resmi Instagram Trans7. Angka tersebut menunjukan bahwa pada periode tersebut, Arisan memiliki capaian average share yang tercatat dalam data tersebut.

Justru, yang menarik adalah bagaimana berbagai elemen program saling mendukung.

Konsep yang mudah dikenali memberikan identitas. Permainan menciptakan kompetisi. Host dan kapten tim memberikan hiburan. Peserta membuat permainan terasa lebih dekat dengan masyarakat. Sementara itu, variasi permainan membantu menjaga agar episode tidak terasa sama.

Konsistensi Format, tetapi Tetap

Membutuhkan Variasi

Salah satu tantangan program televisi yang tayang secara rutin adalah kejenuhan penonton. Jika setiap episode memiliki pola yang terlalu sama, penonton dapat kehilangan rasa penasaran. Namun, jika format terlalu sering diubah, identitas program juga dapat menjadi tidak jelas. Karena itu, program membutuhkan keseimbangan antara konsistensi dan variasi.

Arisan tetap mempertahankan konsep utamanya sebagai program permainan dan komedi, tetapi variasi permainan dan tema dapat digunakan untuk membuat episode terasa berbeda.

Contohnya terlihat pada episode spesial Lebaran pada Maret 2026. Trans7 menghadirkan Arisan Takbiran dan Arisan Halal Bihalal dengan suasana Lebaran serta permainan yang dibuat lebih bervariasi.

Strategi seperti ini menunjukkan bahwa perubahan tidak selalu harus dilakukan dengan mengganti konsep utama. Identitas program tetap dipertahankan, sedangkan kemasan dapat disesuaikan dengan momentum.

Memahami Penonton Menjadi Bagian Penting

Sebuah program televisi pada akhirnya dibuat untuk penonton. Karena itu, memahami karakter audiens menjadi bagian penting dalam menentukan format.

Arisan menggunakan permainan yang relatif mudah diikuti. Penonton tidak harus memahami cerita panjang seperti ketika menonton sinetron. Mereka dapat langsung memahami siapa yang bermain, apa permainannya, dan bagaimana hasilnya.

Format seperti ini memberikan ruang bagi penonton untuk menonton secara santai. Namun, kebiasaan penonton sekarang sudah berubah. Mereka tidak hanya menonton melalui televisi. Potongan acara juga dapat ditemukan di media sosial dan platform video.

Karena itu, respons penonton di media digital dapat menjadi bahan evaluasi tambahan bagi program. Komentar, jumlah penayangan, respons terhadap potongan video, dan interaksi lainnya dapat membantu tim melihat bagian mana yang paling menarik perhatian.

Dari Televisi ke Media Digital

Persaingan program televisi saat ini tidak hanya terjadi antarstasiun televisi. Program juga harus bersaing dengan konten digital yang jumlahnya sangat banyak. Karena itu, satu episode televisi sebenarnya dapat dikembangkan menjadi berbagai konten.

Misalnya, momen permainan yang lucu dapat dijadikan video pendek. Potongan interaksi host dan peserta dapat dikemas sebagai konten media sosial. Bahkan, proses di balik layar dapat digunakan sebagai materi tambahan.

Strategi ini membuat program tidak hanya hidup ketika sedang tayang di televisi. Media digital dapat menjadi tempat untuk memperpanjang umur sebuah program dan menjangkau penonton yang mungkin tidak menonton episode secara penuh di televisi.

Namun, konten digital sebaiknya tetap memiliki hubungan dengan identitas utama program. Jangan sampai mengejar viralitas justru membuat karakter acara menjadi tidak jelas.

Strategi yang Bisa Dipertahankan

Melihat karakter Arisan, terdapat beberapa strategi yang dapat terus dikembangkan.

Pertama, mempertahankan identitas utama sebagai game show yang memadukan permainan dan komedi. Identitas ini penting agar penonton mudah mengenali program.

Kedua, memperbanyak variasi permainan secara berkala. Variasi dapat dilakukan tanpa mengubah konsep utama.

Ketiga, mempertahankan karakter host dan kapten tim sebagai bagian dari daya tarik acara. Interaksi yang spontan dapat menjadi salah satu kekuatan hiburan.

Keempat, mengembangkan episode tematik berdasarkan momentum tertentu. Cara ini dapat memberikan suasana baru tanpa membuat program kehilangan identitas.

Kelima, memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari strategi program. Potongan permainan, momen lucu, atau interaksi menarik dapat digunakan untuk menjangkau audiens digital.

Keenam, melakukan evaluasi secara berkala. Rating tetap penting, tetapi evaluasi dapat dilengkapi dengan respons penonton, performa konten digital, dan masukan terhadap format permainan.

Bukan Sekadar Membuat Acara Ramai

Dari Arisan, kita dapat melihat bahwa membuat program televisi yang menarik bukan hanya soal menemukan ide yang unik.

Ide tersebut harus diterjemahkan menjadi format yang jelas, memiliki identitas, sesuai dengan karakter penonton, dan dapat dikembangkan dari waktu ke waktu.

Konsep arisan sebenarnya sederhana. Namun, ketika dikombinasikan dengan permainan, kompetisi, komedi, host, selebritas, dan peserta, konsep tersebut dapat menjadi sebuah program hiburan yang memiliki karakter sendiri.

Hal yang tidak kalah penting adalah kemampuan program untuk melakukan evaluasi dan perubahan tanpa kehilangan identitasnya.

Pada akhirnya, rating tinggi bukan hasil dari satu trik, melainkan hasil dari berbagai keputusan dalam penyusunan program yang saling berkaitan. Mulai dari menentukan konsep, memilih pengisi acara, mengatur permainan, menjaga tempo, memahami penonton, sampai memanfaatkan perkembangan media digital.

Arisan menunjukkan bahwa program televisi dapat tetap memiliki identitas yang kuat sekaligus melakukan penyesuaian terhadap perubahan kebiasaan penonton.

Di tengah persaingan dengan berbagai platform digital, tantangan terbesar sebuah program bukan hanya membuat penonton datang. Tantangannya adalah membuat mereka tetap ingin kembali menonton episode berikutnya.

referensi

Putri, dkk. (2026). Analisis Konten Program “Arisan” Trans 7 sebagai Media Hiburan dan Pengetahuan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu, 3(1).

Politeknik Negeri Jakarta. Strategi Branding Program “Arisan” Trans7. Repository PNJ.

TRANS7 OFFICIAL. (2023). Arisan – Episode 16 Januari 2023. YouTube.

detikPop. (2026, 18 Maret). TRANS7 Hadirkan Program Spesial Lebaran: Arisan Takbiran–Movievaganza.