Konten dari Pengguna

Pemahaman Ugahari dan Kata-Kata Lainnya

Tiara Amanda Putri

Tiara Amanda Putri

Mahasiswa Universitas Pamulang

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tiara Amanda Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/images/id-1822560/
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/images/id-1822560/

Seiring berkembangnya zaman, bahasa pun mengikuti perkembangannya. Kata-kata indah makin banyak digantikan oleh bahasa-bahasa baru. Apakah kalian pernah mendengar kata-kata di bawah ini? Nah, di sini kamu akan diingatkan kembali kata-kata indah dalam bahasa Indonesia yang terdengar asing di telinga namun memiliki pengucapan dan arti yang indah untuk digunakan. Sekaligus dapat dijadikan referensi untuk nama seseorang. Mari simak kata di bawah ini!

Salah satu kata yang berkesan dan jarang digunakan adalah "ugahari", yang memiliki arti "sederhana dan bersahaja". Dalam bahasa Jawa, "sak madyo" juga setara dengan kata "ugahari", namun ada makna lain yang sama artinya, yaitu "secukupnya".

Penggunaan Kata Ugahari

Ugahari termasuk ragam bahasa klasik. Ugahari adalah kata sifat atau kata adjektiva. Jadi, ugahari dapat mengubah kata benda atau kata ganti. Ugahari biasanya menjelaskan sesuatu secara spesifik. Misalnya, "meski memiliki uang yang banyak, ibu dan anak ini tetap menjalani hidup keugaharian."

Ugahari juga digunakan oleh sebagian orang untuk mengidentifikasi kemampuan dan keterbatasan mereka. Kata "ugahari" pada dasarnya berasal dari pengetahuan yang diketahui dan tidak diketahui. Oleh karena itu, Ugahari adalah orang yang mengetahui keterbatasan pengetahuannya, dan tidak akan mengakui apa yang sebenarnya tidak diketahuinya.

Kesimpulannya, "ugahari" adalah jalan tengah pada kebahagiaan, rasa sakit dan keinginan. Ugahari berada di antara kecanduan pada hal-hal tertentu dan hal-hal yang lebih kecil.

Saat ini, tidak sedikit remaja yang menggunakan bahasa gaul masa kini. Namun, sangat disayangkan jika para remaja tidak mengenal kata-kata indah di bawah ini, yang bahkan tak kalah dari golongan kata estetika yang sedang tren.

Berikut kata-kata di bawah dapat digunakan sebagai referensi nama bagi kalian yang ingin mencari atau menggunakan kata-kata terbaik untuk nama yang nantinya memiliki makna indah sekaligus sebagai doa dan harapan dalam hidupnya.

55 Kata Indah Lainnya

1. Asmaraloka = dunia (alam) yang penuh cinta kasih

2. Aksa = jauh

3. Amerta = abadi

4. Bahari = indah (elok sekali) dan dahulu kala

5. Bestari = cerdas

6. Bona = boleh dipercaya

7. Candala = rasa rendah diri

8. Derana = tabah (tidak lekas patah hati)

9. Ekamatra = berukuran satu

10. Gahari = ugahari (sederhana)

11. Gakari = tugas atau kewajiban

12. Gandes = anggun

13. Genta = lonceng besar yang dipasang di menara gereja

14. Gentala = kereta yang dapat berjalan sendiri

15. Grotta = guna

16. Hasta Karya = kerajinan tangan

17. Ibra = pembebasan atas kesalahan

18. Ikram = penghormatan

19. Izah = kehormatan dan harga diri

20. Jatmika = sopan santun

21. Kanisah = tempat beribadah orang Yahudi

22. Karsa = jiwa yang mendorong makhluk hidup untuk berkehendak

23. Kartika = bintang tujuh

24. Kendeka = pohon

25. Khair = baik

26. Kirana = sinar dan cantik

27. Maharani = raja perempuan

28. Mahaparana = makhluk utama

29. Mahardika = berilmu (bijaksana)

30. Malka = tempat bertemu

31. Mesta = semesta

32. Narawastu = akar yang wangi

33. Nayaka = mentari

34. Orna = warna

35. Pancacita = lima cita (kesehatan, keadilan, kepahlawanan, kemakmuran, dan kesejahteraan)

36. Pegari = tampak

37. Popelin = cita

38. Prakarsa = usaha atau inisiatif

39. Radi = berkat dari Tuhan

40. Rahayu = selamat atau tenteram

41. Rakanita = mahasiswi senior

42. Rasian = mimpi

43. Sarju = simpati

44. Satyalencana = lencana tanda kesetiaan

45. Sasana = pelajaran

46. Sawala = debat

47. Tahana = martabat

48. Umara = pemimpin pemerintahan

49. Wanodya = wanita

50. Wafa = setia

51. Wisesa = penguasa

52. Winaya = pendidikan

53. Yogia = patut

54. Yuwana = muda

55. Zirnikh = berangan

Bahasa adalah cerminan seseorang dalam mengekspresikan dirinya. Dengan cara bagaimana seseorang berbicara, menggunakan bahasa apa, apakah bahasa yang dipakai baik? Dengan begitu, seseorang dapat melihat kepribadian orang lain hanya dengan tutur bahasa atau melalui kata yang dia keluarkan.

Orang yang beriktikad baik adalah orang yang menerima semua bahasa namun tidak untuk di telan mentah-mentah. Yang artinya dia pandai menempatkan dirinya dalam situasi yang baik dan benar agar mendapatkan citra dan nilai yang baik pula.

Seperti halnya sebuah produk, manusia pun sama dengan hal itu, yaitu sama-sama memiliki citranya dalam masyarakat, tinggal bagaimana dia ingin dipandang.