Cegah DBD: Bersama Warga Ubah Bunga Kamboja jadi Repellent Alami

Mahasiswa S1 Jurusan Fisika, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro dengan peminatan Fisika Radiasi Medik. Saat ini sedang melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Tika Pratiwi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sidoharjo (5/08/2024) - Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit demam akut yang diakibakan oleh virus dengue dan bertransmisi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Menurut Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten kasus demam berdarah di Kabupaten Klaten menduduki tertinggi nomor dua se-Jawa Tengah. Terdapat kasus 4 lebih, yang terjangkit di Desa Sidoharjo.
Dalam upaya menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), komunitas ibu PKK Dusun Demangan, Desa Sidoharjo mengikuti pelatihan pembuatan minyak atsiri dari bunga kamboja. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Tika Pratiwi Mahasiswa KKN Tim II Jurusan Fisika Universitas Diponegoro. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam membuat repellen alami dari bahan-bahan produk alam yang melimpah di Desa Sidoharjo.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 5 Agustus 2024 bertempat di Dusun Demangan tepatnya rumah Ibu Surani sebagai tempat pelaksanaan pertemuan rutinan ibu PKK Dusun Demangan, Desa Sidoharjo pada pukul 19.00 – 19.30 WIB. Mahasiswa membuat materi yang akan disampaikan yang dikemas dalam poster sehingga memudahkan dalam penyampaian. Poster kemudian dibagikan kepada masing-masing ibu PKK yang hadir. Selain itu, mahasiswa membuat produk yang sudah siap pakai yang juga dibagikan kepada masing-masing ibu PKK.
Pada kegiatan demosntrasi pelatihan, para ibu tampak antusias mengikuti setiap tahap mulai dari pemilihan bunga yang berkualitas proses perebusan hingga didapatkan larutan bunga kamboja. Kemudian dilakukan peracikan dari larutan bunga kamboja yang ditambahkan dengan etanol dengan perbandingan 1: 3 untuk larutan bunga kamboja dan etanol. Minyak Atsiri yang dihasilkan dari demonstrasi ini dapat langsung digunakan sebagai repellen alami.
Pelatihan pembuatan minyak atsiri dari bunga kamboja diharapkan dapat menjadi solusi alternative dalam upaya pencegahan DBD. Selain ramah lingkungan, minyak atsiri ini juga lebih ekonomis dibandingkan dengan produk repellen kimia.
Penulis: Tika Pratiwi, Program Studi Fisika, Fakultas Sains dan Matematika
DPL: Prof. Dr. Eng. Agus Setyawan S.Si., M.Si
Lokasi kegiatan: Rumah Ibu Surani, Dusun Demangan, Desa Sidoharjo, Kec. Polanharjo, Kab. Klaten
