Andre Rosiade Apresiasi Presiden soal Pedoman Profesionalisme Direksi-Komisaris BUMN

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Andre Rosiade saat berkunjung ke kantor kumparan di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Andre Rosiade saat berkunjung ke kantor kumparan di Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto: Syawal Febrian Darisman/kumparan

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto atas komitmen kuat pemerintah dalam pembenahan tata kelola di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Apresiasi itu disampaikan Andre setelah Danantara menerbitkan edaran mengenai pedoman perilaku dan profesionalisme bagi para pimpinan BUMN.

Surat Edaran bernomor SE/002/DI-DAM/DO/2025 tentang Pedoman Perilaku dan Profesionalisme Direksi dan Dewan Komisaris itu ditetapkan pada 31 Oktober 2025. Surat diteken oleh Direktur Utama PT Danantara Asset Management (Persero), Dony Oskaria.

Aturan itu dibuat dalam rangka pelaksanaan prinsip good corporate governance (GCG) di lingkungan BUMN. Direksi dan Dewan Komisaris dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga integritas dan kredibilitas perusahaan.

Disebutkan bahwa pedoman itu diterbitkan sebagai acuan dalam membangun sikap profesionalisme, etika, dan perilaku kerja yang mencerminkan nilai-nilai korporasi serta tanggung jawab kepada pemegang saham, pemangku kepentingan dan negara.

Adapun ruang lingkup dari surat edaran tersebut meliputi standar perilaku dan etika kerja, kepatuhan terhadap hukum dan regulasi, hubungan dan komunikasi antar organ perusahaan, pengelolaan konflik kepentingan, penggunaan fasilitas perusahaan, pengembangan kompetensi dan kepemimpinan, ketentuan aktivitas media sosial, hingga pedoman-pedoman lain.

Salah satu yang diatur dalam pedoman itu adalah Direksi dan Dewan Komisaris dilarang menggunakan patroli dan pengawalan jalan untuk keperluan kegiatan operasional sehari-hari. Selain itu, Direksi dan Dewan Komisaris tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan dinas, fasilitas perjalanan hingga fasilitas lainnya dari perusahaan untuk anggota keluarga apabila terdapat biaya tambahan atas penggunaan fasilitas tersebut yang dibebankan kepada perusahaan.

Hal lain yang diatur dalam pedoman tersebut adalah larangan mempublikasikan gaya hidup mewah atau berlebihan yang dapat menimbulkan persepsi negatif pada perusahaan. Ketentuan ini juga berlaku bagi pasangan dan anggota keluarga yang terdaftar sebagai tanggungan dari direksi dan dewan komisaris.

Menurut Andre, lahirnya pedoman bagi direksi dan dewan komisaris ini tidak terlepas dari arahan tegas Presiden Prabowo Subianto. Andre mengatakan Presiden selalu mengingatkan jajarannya untuk terus membenahi tata kelola BUMN secara menyeluruh.

Selain itu, kata Andre, Presiden juga konsisten dalam mendorong transparansi, akuntabilitas dan efisiensi agar perusahaan milik negara memang bekerja maksimal untuk kesejahteraan rakyat.

"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya arahan Presiden Prabowo Subianto. Beliau menunjukkan komitmen kuat agar BUMN bersih dari pemborosan, gaya hidup berlebihan, dan praktik-praktik yang merugikan negara," ujar Andre.

Apresiasi juga disampaikan Andre Rosiade kepada COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, yang dengan cepat merespons arahan dari Presiden lewat penerbitan pedoman tersebut.

"Pak Dony Oskaria telah bergerak cepat menerjemahkan instruksi Presiden menjadi sebuah pedoman yang sangat detail, rinci, dan taktis bagi jajaran Direksi maupun Komisaris BUMN," ujar Andre.

Selanjutnya, Andre juga menyampaikan apresiasi atas peran dari Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara, Rosan Perkasa Roeslani. Andre mengatakan kepemimpinan Rosan telah mampu mengawal kelembagaan dan arah kebijakan investasi Danantara agar selaras dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

"Sinergi kepemimpinan Pak Rosan Roeslani di BPI Danantara bersama eksekusi teknis Pak Dony Oskaria memastikan bahwa arah kebijakan Presiden Prabowo benar-benar terimplementasi secara nyata di lapangan," tegas Andre.