Andre Rosiade Bantu Cleaning Service Lansia, Kaki Diamputasi akibat Diabetes

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiad mendatangi langsung kediaman Yustini yang menderita sakit diabetes Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiad mendatangi langsung kediaman Yustini yang menderita sakit diabetes Foto: Dok. Istimewa

Perjuangan Yustini (65) untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tak lagi mudah. Penyakit diabetes yang dideritanya bertahun-tahun membuat kaki kanannya harus diamputasi pada 2009. Sejak itu, perempuan yang sebelumnya bekerja sebagai cleaning service tersebut semakin sulit mencari nafkah.

Di tengah kondisi itu, perhatian datang dari Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra Andre Rosiade. Andre mendatangi langsung kediaman Yustini di Jalan Koto Kaciak RT 04 RW 10, Mato Aia, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Rabu (9/9/2026), sekaligus menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp10 juta.

Bantuan tersebut diberikan setelah Andre mengetahui kondisi Yustini yang kini memiliki keterbatasan dalam beraktivitas dan tidak lagi leluasa bekerja seperti sebelumnya. “Amputasi saya tahun 2009. Setelah itu saya sudah tidak bisa bekerja seperti dulu. Untuk kebutuhan sehari-hari keluarga, tentu sangat membutuhkan bantuan,” ujar Yustini saat menerima kedatangan Andre.

Sebelum kondisi kesehatannya memburuk, Yustini masih bekerja sebagai cleaning service di salah satu rumah sakit swasta di Kota Padang. Pekerjaan tersebut menjadi salah satu sumber penghasilannya untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga.

Namun, setelah kakinya diamputasi, aktivitas dan kemampuan kerjanya menjadi sangat terbatas. Kebutuhan keluarga kemudian lebih banyak ditopang oleh menantunya yang bekerja sebagai sopir dengan penghasilan sekitar Rp100 ribu per hari.

Penghasilan tersebut tentu untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, termasuk biaya pendidikan cucu. Dalam kondisi tertentu, dia juga terpaksa meminta bantuan keluarga lain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari “Alhamdulillah masih ada anak dan menantu yang membantu. Kalau tidak, tentu akan sangat berat. Terima kasih Pak Andre Rosiade,” katanya.

Yustini tak mampu menyembunyikan rasa harunya ketika Andre datang dan menyerahkan bantuan tersebut. Air matanya menetes saat mengungkapkan rasa syukur karena masih ada pihak yang peduli dengan kondisi keluarganya “Alhamdulillah. Terima kasih Pak Andre Rosiade. Semoga berkah dan sukses selalu,” ucapnya.

Andre Rosiade mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan, terutama mereka yang menghadapi persoalan ekonomi sekaligus keterbatasan akibat kondisi kesehatan.

Menurutnya, kondisi seperti yang dialami Yustini membutuhkan perhatian karena keterbatasan fisik tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap kemampuan seseorang untuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.

“Kita berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan beban Ibu Yustini dan keluarga. Semoga bantuan ini dapat digunakan untuk kebutuhan yang memang diperlukan sehari-hari,” ujar Andre didampingi Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya.

Andre menegaskan, turun langsung menemui masyarakat merupakan bagian dari upayanya melihat persoalan warga secara lebih dekat. Menurutnya, persoalan yang dihadapi masyarakat sering kali tidak dapat terlihat secara utuh hanya dari laporan atau informasi yang diterima.

“Kalau kita datang langsung, kita bisa melihat kondisi masyarakat dengan lebih jelas. Kita ingin memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak merasa sendiri. Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan bisa membantu keluarga,” kata Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) tersebut.

Andre berharap bantuan Rp10 juta yang diserahkan kepada Yustini dapat dimanfaatkan secara bijak untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Ia juga berharap bantuan tersebut setidaknya dapat memberikan sedikit ruang bagi Yustini dan keluarganya untuk menjalani kehidupan di tengah kondisi yang tidak mudah.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban keluarga. Kita tentu berharap semakin banyak pihak yang peduli dan ikut membantu masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit,” ujarnya.